Melihat Performa ini, Bupati Layak Evaluasi Plt Kadis DLH Labuhanbatu -->

Postingan Populer


Ucapan

Ucapan

Cari Blog Ini

Translate

RESOLUSITV

RESOLUSITV
AKURAT DAN TERPECAYA

ENTRI YANG DI UNGGULKAN

KPU Labuhanbatu di Nilai Gagal, GMNI Mendesak Untuk Seluruh Komisioner KPU Mundur

 Labuhan batu | Resolusitv.com Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Labuhanbatu melakukan aksi ...

Melihat Performa ini, Bupati Layak Evaluasi Plt Kadis DLH Labuhanbatu

RESOLUSITV
Sabtu, November 26, 2022



Resolusitv.com | Labuhanbatu

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Labuhanbatu Syahbela Rusli Siregar perlu dievaluasi, mengingat performanya yang masih jauh dari ekspektasi warga Labubanbatu dan juga ekspektasi pencapaian targetan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Labuhanbatu, pada Dinas Lingkungan Hidup yang beralamatkan, Jalan Ujung Bandar, Kelurahan Ujung Bandar, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu.

Ditengah-tengah masyarakat Labuhanbatu, permasalahan pengelolaan sampah tidak juga selesai-selesai. Bahkan jika kita coba meminta penilaian kepuasan masyarakat terhadap kinerja DLH Labuhanbatu, pada umumnya memberi nilai tidak puas. Dan pada kenyataannya dilapangan, bahwa siklus pengutipan sampah oleh DLH tidak sesuai dengan proporsi yang semestinya. Sehingga sempat berbau busuk dan mengganggu penciuman warga.

Hal ini disampaikan oleh salah satu warga kelurahan Sioldengan, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu. Yang tidak ingin diketahui namanya. Sebut saja dengan inisial Ot. (Sabtu, 26/11/2022)

"Kita kecewa dengan pengelolaan sampah oleh DLH Kabupaten Labuhanbatu ini. Retribusinya dikutip setiap bulan. Pengangkutan sampahnya seminggu sekali bahkan pernah lebih. Sehingga sampah betumpuk dan bauk busuk, sangat mengganggu aktifitas. Kedepannya kami warga Sioldengan ini akan melakukan Musyawarah dan akan mengelolah sampah kami sendiri. Namun ketika sampah dikelolah setiap kelurahan dan desa dikabupaten Labuhanbatu ini. DLH Labuhanbatu bisa saja tutup. Kenapa tidak? Wong yang mereka bisa lakukan, umumnya hanya mengurusi sampah saja. Itupun gak selesai". Tegas Ot.

Ot merupakan salah satu pemerhati sosial di Kabupaten Labuhanbatu. Awak media bertemu dengan warga tersebut disalah satu warkop yang ada diseputaran kampung baru, kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu. Sekitar pukul. 13.30 WIB. Dengan tujuan Ingin mendapatkan informasi, terkait isu-isu sosial yang berkembang yang ada di Kabupaten Labuhanbatu. Namun ot lebih tertarik membahas permasalahan sampah dan juga DLH sebagai pengelolahnya.

"Begini ya kawan-kawan, kecamatan Rantau Selatan saja jumlah penduduknya sekitar 75 ribu jiwa kurang lebih. Ini satu kecamatan saja, kita punya 9 kecamatan. Nah, kok bisa rata-rata pencapaian restribusi sampah di Kabupaten Labuhanbatu ini lebih kurang 60 jutaan perbulan? Berarti jika dibagikan dengan jumlah warga yang membayar retribusi sampah yang Rp. 20.000 itu rata-ratanya jumlah KK yang berkontribusi adalah sekitar 3.000 KK dalam sebulan. Jauh kali lah performanya. Sampai dibulan November tahun 2022 ini saja, pencapaian PAD masih sekitar 26 persen dari retribusi sampah. Padahal tahun 2021 kemarin, yang mana saat itu kondisi pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu masih pada kondisi transisi dan adanya kondisi pandemik covid 19. Retribusi sampah saja untuk PAD mencapai 62 persen dalam setahun. Gawat gak periode tahun ini? Lain lagi isu Laboratorium tak mengantongi akreditasi KAN, tapi tetap beroperasi. Aneh-aneh saja ya?. Harapan saya kepada bapak Bupati Kabupaten Labuhanbatu, kalau memang jargon kepemimpinan bapak bupati adalah Bolo Labuhanbatu, gantikan saja itu Plt Kadis DLH itu. Kasian nanti pak Bupati. Tahun pertamanya memimpin Labuhanbatu secara full time, menghasilkan angka-angka performa PAD yang sangat mengecewakan" Tambah Ot.

Pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu dibawah kepemimpinan Bupati H. Erik Atrada Ritonga. Tahun 2022 ini merupakan tahun pertama secara Penuh Bupati memimpin Kabupaten Labuhanbatu ini. Dan ini bisa menjadi ajang pembuktian berhasil atau belum berhasilnya Bupati dalam mengelolah Kabupaten Labuhanbatu ini dalam waktu satu tahun penuh. Apakah sesuai visi dan misinya? dan apakah sesuai dengan Jargon yang selalu dikampanyekan? Yaitu, Bolo Labuhanbatu !.
(Team)