DIDUGA TRAUMA KORBAN PENGEROYOKAN YANG KASUSNYA 7 BULAN DI POLRES LAMPUNG TIMUR SAKIT-SAKITAN -->

Translate

RESOLUSITV

RESOLUSITV
AKURAT DAN TERPECAYA
RESOLUSITV

UNGKAP FAKTA

ENTRI YANG DI UNGGULKAN

Polri Sarang Mafia, AIPDA Aksan Bongkar Kebobrokan Institusinya

Jakarta - Resolusitv.com Dalam dua hari ini publik dikejutkan lagi dengan video viral yang berisi pernyataan seorang anggota Polri berpangka...

DIDUGA TRAUMA KORBAN PENGEROYOKAN YANG KASUSNYA 7 BULAN DI POLRES LAMPUNG TIMUR SAKIT-SAKITAN

RESOLUSITV
Sabtu, November 05, 2022




Resolusitv.com | Lampung Timur

Jum'at, 5 November 2022

Kondisi WL korban pengeroyokan yang kasusnya sudah 7 bulan ditangani Polres Lampung Timur kondisinya sakit-sakitan, hal ini diduga karena trauma dan karena keterbatasan yang dimiliki WL hanya bisa diinfus dikediamannya.

"Hasil pemeriksaan dokter WL normal termasuk hasil pemeriksaan darah tapi selalu mengeluhkan sakit kepala dan demam yang terjadi sejak peristiwa pemukulan dikediamannya itu kemungkinan WL mengalami tekanan psikis dimana kesehatannya semakin hari semakin menurun". Jelas seorang kerabat WL.

WL menjadi korban aksi brutal dilakukan oleh Ed dan kawan-kawannya dikediaman WL yang merupakan seorang wanita di Desa Muara Jaya Kecamatan Sukadana pada 10 Mei 2022 sekira pukul 16.00 sore yang menyebabkan WL mengalami sejumlah luka lebam di bagian wajah.

Tidak hanya melakukan pemukulan terhadap orang pada pelaku juga memecahkan meja kaca di ruang tamu kediaman WL.

Aksi brutal berupa pengeroyokan terhadap WL juga dialami oleh AR warga Desa Bumi Ayu Kecamatan Sukadana sehingga AR mengalami lebam di mata, wajah, badan dan luka di kepala.

Tidak sampai disitu aksi brutal Ed dan kawan-kawannya kembali terulang di kediaman Kepala Desa Muara Jaya, dimana AR dipukul menggunakan batako, sehingga batako tersebut mengenai pundak Kepala Desa.

"Saya mau dipukul dengan batako tapi Bapak Kepala Desa mencegah dengan menghalangi dengan badannya, maka pundak Pak Kepala Desa yang kena kalau tidak mungkin saya bisa mati pak karena batako itu bisa kena kepala saya". Cerita amat kepada resolusitv.com

"Saya trauma pak mestinya kami aman ketika berada di kediaman Kepala Desa tetapi ternyata tidak lalu dimana tempat yang aman kalau di rumah Kepala Desa saja orang masih begitu brutal, apalagi mereka hingga sekarang tidak tersentuh hukum". Tambah AR.

AR sangat berharap bisa menemukan keadilan, keamanan dan perlindungan dari Polres Lampung Timur dengan memproses laporannya atas peristiwa ini yang sudah dilaporkan sejak tanggal 10 mei 2022 karena hingga saat ini para pelaku masih bebas tak tersentuh hukum. 

Sementara itu Aipda Hartono, SE, MH Kanit Resum Polres Lampung Timur dikonfirmasi melalu sambungan telpon dan WA tentang kendala penanganan laporan pengeroyokan ini sehingga belum ada penetapan tersangka belum merespon. (Anwari Abas)