Wali Kota Minta Kuota BBM Bersubsidi Di Kota Padang Sidempuan Ditambah -->

Translate

RESOLUSITV

RESOLUSITV
AKURAT DAN TERPECAYA
RESOLUSITV

UNGKAP FAKTA

ENTRI YANG DI UNGGULKAN

Terkait Permasalahan HAM yang Dialami Rekannya, Ketua DPC PPWI Labuhanbatu Bilang Begini...

Resolusitv.com | Labuhanbatu Terkait adanya musibah pelanggaran HAM yang menimpa rekannya sendiri, yang tidak lain adalah Sekretarisnya di P...

Wali Kota Minta Kuota BBM Bersubsidi Di Kota Padang Sidempuan Ditambah

RESOLUSITV
Jumat, Oktober 07, 2022





 Wali Kota Irsan Efendi Nasution saat menerima kunjungan Sales Branch Manager Pertamina Rayon III Sibolga Dany Sanjaya di Ruang Kerja


Padang Sidempuan, Resolusitv.com


Wali Kota Padang Sidempuan Irsan Efendi Nasution SH didampingi Asisten Perekonomian Rahuddin Harahap bersama Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Perizinan dan Kepala Bagian Perekonomian Pemko Padang Sidempuan terima Audiensi Sales Branch Manager Rayon III Sibolga, Dany Sanjaya Putra, diruang kerja Wali Kota P. Sidempuan, Selasa (2/8-22).

Kunjungan Audiensi tersebut terkait rencana Pemerintah dalam mengendalikan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi untuk jenis Solar, Bio Solar dan Pertalite.

Dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa BBM Solar dan Pertalite secara jumlah ditetapkan oleh Pemerintah melalu BPH Migas dan Pertamina hanya sebagai operator untuk mendistribusikan BBM Bersubsidi sesuai dengan jumlah yang ditetapkan Pemerintah.

"Untuk wilayah Kota Padang Sidempuan kuota dari Pemerintah untuk Solar sebesar 28.000.782 Liter, sedangkan untuk Pertalite kuotanya sebesar 29.950.000 Liter, dan realisasinya sampai dengan 30 Juni 2022 untuk Solar 15.000.296 Liter yang sudah disalurkan atau Over sekitar 7 persen dari kuota 'Year to Date', sedangkan untuk Pertalite kita sudah salurkan sebanyak 17.000.834 L, dan Over 20 persen untuk Kota P. Sidempuan," jelasnya.

Jadi tujuan program ini dibuat Pemerintah untuk memastikan Subsidi yang diberikan Pemerintah tepat sasaran, tambahnya.
Lanjut Dany, seterusnya untuk konsumen roda 4, 6 atau lebih dan konsumen dengan surat rekomendasi seperti Nelayan, Petani dan Usaha Mikro wajib mendaftarkan kendaraan atau usahanya di website subsiditepat.mypertamina.id kemudian meng-upload dokumen dan jati diri yang nantinya akan diterbitkan Kode Bar untuk digunakan membeli BBM Bersubsidi.

"Sedangkan untuk mobil pribadi ber plat hitam dan kuning sampai saat ini belum ada pembatasan oleh BPH Migas dan bisa mendaftarkan kendaraannya. Untuk mobil berplat merah hanya untuk layanan umum seperti, Ambulans, Pemadam, Truk Sampah dan Mobil Jenazah," ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Padang Sidempuan Irsan Efendi Nasution menyambut baik dan mendukung program Pemerintah untuk BBM Bersubsidi tepat sasaran.

Terkait Over Kuota konsumsi di Kota Padang Sidempuan, Walikota mengatakan penyebabnya bisa jadi karena adanya fluktuasi harga yang menyebabkan adanya migrasi dari BBM Non Subsidi ke BBM Bersubsidi, kemudiaan mengingat Kota Padang Sidempuan merupakan pusat kegiatan untuk wilayah Tabagsel, dan juga merupakan kota lintasan, menurutnya rasional bila kendaraan yang melintas mengisi BBM di Kota Padang Sidempuan, dan juga memang karena konsumsi di Kota P. Sidempuan meningkat.

"Oleh karena itu, kami meminta agar kuota BBM Bersubsidi ke Kota Padang Sidempuan ditambah, dan meminta Kepala Bagian Perekonomian untuk mengirimkan surat permintaan penambahan kebutuhan BBM Bersubsidi ke BPH Migas," ungkapnya.

Lanjut Wali Kota, karena saya melihat dalam beberapa minggu terakhir ini, atau mungkin karena suplay dari Pertamina terganggu yang mengakibatkan terjadi antrian dimana-mana, tukasnya. (Syahril Tanjung)