INVESTIGASI PENEBANGAN KAYU DI REGISTER 38 BERUJUNG OKNUM WARTAWAN DITANGKAP -->

Translate

RESOLUSITV

RESOLUSITV
AKURAT DAN TERPECAYA
RESOLUSITV

UNGKAP FAKTA

ENTRI YANG DI UNGGULKAN

Terkait Permasalahan HAM yang Dialami Rekannya, Ketua DPC PPWI Labuhanbatu Bilang Begini...

Resolusitv.com | Labuhanbatu Terkait adanya musibah pelanggaran HAM yang menimpa rekannya sendiri, yang tidak lain adalah Sekretarisnya di P...

INVESTIGASI PENEBANGAN KAYU DI REGISTER 38 BERUJUNG OKNUM WARTAWAN DITANGKAP

RESOLUSITV
Minggu, Oktober 02, 2022








Resolusitv.com | Lampung Timur

 Minggu, 2 Oktober 2022

Beredar banyak pemberitaan tentang penangkapan oleh Unit Reskrim Polsek Melinting, Polres Lampung Timur terhadap SR seorang pria mengaku sebagai wartawan, karena di duga melakukan pemerasan terhadap warga Wana, Kecamatan Melinting, Jumat, (30/09/2022)

Kapolsek Melinting Iptu Saifulloh mengatakan pihaknya mendapat laporan dari warga telah didatangi oknum SR meminta uang Rp 2 juta, jika tidak perkara berlanjut. Kemudian berkoordinasi Pamong dan Polsek setempat. (86news.com)

Mendengar ini Resolusitv.com menurunkan tim investigasi untuk mengungkap fakta penyebab pelapor mau menyerahkan uang kepada terlapor karena pada banyak peristiwa penyebab orang menyerahkan uang kepada pihak lain karena tidak ingin kasusnya diungkap tidak pernah diungkap oleh aparat penegak hukum (APH).

Informasi yang diperoleh Tim Investigasi Resolusitv.com persoalan ini bermula dari investigasi yang dilakukan oleh SR dan rekannya ER terkait jual beli kayu hasil penebangan di tanah Register 38 di dekat Dusun 4 Desa Itik Rendai Kecamatan Melinting  Kabupaten Lampung Timur.
Lampung Timur. 

Persoalan ini juga mendapat tanggapan dari tokoh setempat yang mengatakan persoalan uang 2 juta yang menjadi barang bukti penangkapan terhadap SR harus dibuktikan oleh APH apakah itu diminta atau diberi, jika diberi maka pasalnya bukan pemerasan tapi penyuapan maka pemberinya pun harus ditangkap.

"Kalau penyuapan pemberinya harus ditangkap karena motifnya menutupi sebuah pelanggaran hukum yang dia lakukan artinya APH harus mengungkap motif adanya tindakan pemberian uang tersebut, lalu APH juga harus tuntas menjelaskan apakah jual beli kayu hasil penebangan di tanah register itu melanggar hukum apa tidak". Jelas tokoh yang enggan menyebut identitasnya

Tetapi dulu pernah ada yang dijadikan tersangka karena penebangan di tanah Register 38 di dekat Desa Giri Mulyo menyebabkan R cs ditangkap tekab 308 Polres Lampung Timur.

Informasi lain bahwa pada tanggal 28 September tahun 2022  ER dan SR mendatangi rumah Pak Surono  penggarap lahan di Register 38 yang menjual kayu ke Wanda.

Menurut keterangan Wanda bahwa dia disuruh Surono menemui Pak Anto Mantan Kepala Desa Itik Rendai untuk meminta izin.

"Awal tidak diperbolehkan oleh Pak Anto tapi setelah diberi uang 200 ribu maka diizinkanlah penebangan kayu tersebut". Jelas Wanda (TIM)