Diduga Orang Mati Bisa Gentayangan Di Desa Gunung Sugi Besar!,"ULAH NYOO... -->

Postingan Populer

Cari Blog Ini

Translate

RESOLUSITV

RESOLUSITV
AKURAT DAN TERPECAYA

ENTRI YANG DI UNGGULKAN

SOPIYAN SUBING : JIKA LANGKAH BUPATI TEPAT ASET LAMPUNG TIMUR EKS BPR TRIPANCA SETIADANA BISA KEMBALI

Resolusitv | Lampung Timur 27 Januari 2023 Koalisi masyarakat dan NGO Lampung Timur melakukan audiensi (26/01/23) dengan Pemerintah Daerah L...

Diduga Orang Mati Bisa Gentayangan Di Desa Gunung Sugi Besar!,"ULAH NYOO...

RESOLUSITV
Kamis, Oktober 20, 2022

http://www.resolusitv.com

Lampung Timur
Warga Desa Gunung Sugi Besar Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur. Dihebohkan sudah meninggal dunia, padahal Marwati wanita muda yang berumur 23 tahun RT/RW 004/002 Warga Desa Gunung Sugi Besar ternyata masih hidup, sehat wal afiat.

Dugaan surat kematian yang beredar, ternyata Asli tapi Palsu (ASPAL). Surat tesebut sudah dipergunakan sebagai mestinya.

Terbitnya surat kematian tersebut ternyata, Marwati mempunyai sangkutan hutang piutang sama BANK Pantura.

Mirisnya pada waktu itu Marwati diduga tidak bisa melunasi hutang piutang, dengan bagaimana cara supaya hutang piutan nya bisa lunas akhirnya ide busuk yang dijalankan, membuat surat kemati keDesa.

Terbitnya surat kematian akhirnya surat tersebut di setor Ke Bank, sempat wartawan media ini menelusuri tempat tinggal Marwati, akhirnya tim dari beberapa media ini mendapatkan kejelasan, bahwa Marwati ternyata belum meninggal, hasil dari investigasi Marwati di ungsikan di seberang.

Kepala Desa Gunung Sugi saat di wawancara lewat via HP mengatakan bahwa bukan saya yang membuat surat kematian itu, yang membuat surat kematian itu Sekdes saya,"ujar Kades Gunung Sugi besar.

Gak usahlah di angkat masalah ini, sekdes itu keluarga saya, dateng aja kesini, gak sepandangan bener kamu ya namanya kami ini pelayanan, ya kami tanda tangani, tapi yang membuat surat bukan saya tapi sekdes,"keluh Kades Gunung Sugi Besar.

Dengan terbitnya berita ini sekdes tidak bisa ditemui, bahkan di hubungi lewat via hp tidak, pernah menjawab.

Camat Sekampung udik ketika di pinta Stekmen beralasan masih sibuk dalam minggu ini, mungkin minggu depan saya bisa,"pinta Camat Sekampung udik.

Dengan dugaan Pemalsuan identitas orang hidup dibuat mati beberapa aktivis mengharapkan Penegak hukum mengindahkan Aturan, supaya aparatur desa tidak semena-mena lagi memanfaatkan jabatan, memalsukan pemberkasan, meremehkan Pihak Penegak Hukum dan menganggap sepele aturan hukum.(tim)