Warga Simalungun Diduga Hanyut di Bendungan Bah Bolon,Polsek Bangun Lakukan Pencarian -->

Translate

RESOLUSITV

RESOLUSITV
AKURAT DAN TERPECAYA
RESOLUSITV

UNGKAP FAKTA

ENTRI YANG DI UNGGULKAN

Penambang Pasir Ilegal Di Marga Tiga Tidak Tersentuh Hukum

http://www.resolusitv.com www.resolusitv.com http://resolusitv.com Google.com Resolusitv.com, Maraknya penambangan pasir ilegal di Kecamatan...

Warga Simalungun Diduga Hanyut di Bendungan Bah Bolon,Polsek Bangun Lakukan Pencarian

RESOLUSITV
Sabtu, September 03, 2022




SIMALUNGUN - Resolusitv.com

Personil piket Polsek Bangun, Resort Polres Simalungun turun melakukan pencarian Muhammad Padila Akbar (18) warga Huta IV Kampung Tempel, Nagori Sahkuda Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun diduga hanyut di Bendungan Sungai Bah Bolon Huta III Nag Marihat Bukit Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun, Jumat (2/9/2022) sore pukul 16.00 Wib.

Sesuai informasi siang itu sekira pukul 14.00 Wib usai sholat jumat, korban bersama tujuh temannya berkumpul dirumah saksi Fadil (12) di Huta IV Nag Pamatang Sahkuda Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun dan berencana mau memancing ke sungai bah bolon.

Selanjutnya korban bersama ketujuh temannya itu dari Kampung Tempel berjalan dari pinggiran sungai menuju bendungan bah bolon yang terletak di huta III, Nagori Marihat Bukit, Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun untuk memancing.


Sekitar dua jam memancing tidak ada hasil kemudian saksi bersama korban mandi-mandi disekitaran bendungan. Lalu  setelah selesai mandi korban bersama saksi mencari ikan dengan cara mendadap di bendungan sungai bah bolon.


Namun saat mencari ikan dengan cara mendadap, korban diduga terpeleset dan terjatuh ke air yang deras. Korban berteriak minta tolong namun para saksi ketakutan untuk menolong sehingga para saksi langsung memberitahukan kepada warga setempat.

Akan sekembalinya ke bendungan itu korban sudah tidak ditemukan lagi karena diduga sudah hanyu terbawa arus sungai yang deras. Menerima laporan warga, Kapolsek Bangun AKP L.S Gultom SH memperintahkan personil piket turun melakukan pencarian terhadap korban. 

Hingga berita ini diterbitkan, korban belum ditemukan dan pihak Kepolisian bersama warga dan keluarga masih berusaha melakukan pencarian.
(TAP)