Susahnya Sinyal Telekomunikasi, LBH Pilar Bantu Warga Dusun Sidosari Desa Merbau Selatan Menyuarakan Keluhannya ke Telkomsel -->

Translate

RESOLUSITV

RESOLUSITV
AKURAT DAN TERPECAYA
RESOLUSITV

UNGKAP FAKTA

ENTRI YANG DI UNGGULKAN

Polsek Parapat Evakuasi Mayat Wanita Berjaket Biru Dipinggiran Danau Toba

SIMALUNGUN - Resolusitv.com Kapolsek Parapat Resort Simalungun AKP Jonni Silalahi SH memimpikan melakukan olah TKP sekaligus evakuasi penemu...

Susahnya Sinyal Telekomunikasi, LBH Pilar Bantu Warga Dusun Sidosari Desa Merbau Selatan Menyuarakan Keluhannya ke Telkomsel

RESOLUSITV
Minggu, September 04, 2022




Labuhanbatu|Resolusitv.com

Warga Dusun VIII Sidosari, Desa Merbau Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara merasa tak diperhatikan pemerintah dalam hal ini Perusahaan milik Negara PT. Telkomsel

Pasalnya, masyarakat yang berdomisili dilingkungan Desa tersebut tidak merasakan signal yang baik, jangankan untuk mengakses internet bahkan untuk berkomunikasi via sellulerpun sangat sulit dirasakan.

Hal ini disampaikan langsung Yanto dengan didampingi Kepling Sidosari, Joko Syaputra dihadapan tim LBH Pilar Advokasi Rakyat Sumut. Rantauprapat, (Minggu, 4/9/2022).

"Kami sangat iri dengan warga yang lain diluar Desa ini, dimana orang-orang bisa merasakan signal telkomsel sangat baik. Berbeda sama kami bang, jangankan untuk internetan, menelepon biasa (via selluler) aja sangat sulit kami rasa, harus manjat-manjat dulu baru dapat signal bang"keluhnya

Yanto mengaku, masyarakat sudah melakukan berbagai upaya dalam menyampaikan keluhan mereka. Baik berbicara secara langsung ke pihak PT. Telkomsel Rantauprapat maupun surat menyurat

"Sudah lama kami sampaikan ini sama pihak Tekomsel bang, sudah hampir satu tahun. Disuruh mereka buat surat petisi, permohonan dan surat-surat lainnya untuk dilampirkan. Semuanya itu sudah kami penuhi, namun hingga detik ini tak ada balasan dari mereka. Kami hanya ingin mengetahui kenapa daerah kami tidak bisa merasakan signal yang baik"sambungnya

Sebagai bentuk kepedulian sesama, orang tua (ayah) Yanto bersedia tanah yang dikuasainya disewa pihak Telkomsel untuk dijadikan tempat pembangunan Tower

Ketersedian tersebut ditulisnya di surat pernyataan, ditandatangani dengan bermaterai 10000  dan diketahui serta dilegalisir kepala Desa Merbau Selatan, Marlin

Hal senada juga disampaikan Kepling Sidosari, Joko Syaputra. Sebagai perwakilan perangkat Desa, ia bermohon kepada LBH Pilar untuk menyampaikan keinginan mereka kepada pihak Telkomsel agar mendirikan Tower di Desa mereka.

"Sejak dibulan 3 lalu kita sudah sampaikan ini ke pihak Telkomsel bang, namun sampai saat ini belum juga digubris mereka bang. Apakah Desa kami tidak bisa merasakan signal yang baik? Untuk itu kami bermohonlah kepada tim LBH Pilar tolong bantu keluhan kami, sampaikan kepada mereka (Telkomsel) agar didirikan tower di Desa kami"sebutnya

Melihat keluhan itu, Muhammad Alfin, SH selaku Koordinator Bidang Kampanye dan Pengaduan Masyarakat LBH Pilar Advokasi Rakyat Sumut sudah menampung dan mempelajari berkas yang diberikan masyarakat kepadanya

Bahkan ia sudah menyurati pihak Telkomsel Rantauprapat, namun jika upaya ini juga tidak di sahuti pihak Telkomsel Rantauprapat, ia bersama tim LBH Pilar akan menyampaikan keluhan masyarakat Desa Merbau Selatan sampai ke Mentri BUMN, Erik Tohir.

"Ya, masyarakat Dusun Sidosari Desa Merbau Selatan telah datang kekantor kita pada (Rabu, 27/7/2022) lalu. Mereka menyampaikan keluhannya dihadapan kita, yang mereka inginkan hanya tower telkomsel bisa didirikan di Desa mereka ,karena signal disana sangat buruk. Keluhan ini sudah kita sampaikan kepihak Telkomsel Rantauprapat, jika surat yang kita sampaikan tersebut tidak di balas mereka, kita akan melakukan upaya apapun itu bahkan hingga ke Mentri BUMN, Erik Tohir"jelasnya

Alfin menambahkan, permohonan dari LBH Pilar dengan lampiran surat permohonan dari Desa Merbau Selatan tertanggal 17 Mei 2022, Surat petisi dari masyarakat dusun Sidosari dan surat Pernyataan Giono tentang ketersediaan tanah yang dikuasainya untuk dijadikan tempat tower telkomsel.

Saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp pada (Kamis, 11/8/2022) pihak Telkomsel Rantauprapat, Siswono selaku supervisor perusahaan menyatakan bahwa permohonan masyarakat tersebut telah disampaikannya ke pihak Manajer via pesan email pada (Kamis, 28/7/2022), namun belum dibales.

"Belum ada jawaban bang, ini aku tanyakan lagi ke bos-bos itu bang, mohon bersabar ya bang pasti awak bantu ke manajemennya bang. Awak cuman vendor bang, yang hanya menjembatani aspirasi abang, intinya kita push terus ke manajemen ya bang gimana untuk kelanjutannya, kemaren sudah waiting list informasi terakhir"sebutnya

Hingga berita ini diterbitkan, media terus melakukan konfirmasi kepada Siswono pada hari ini, namun belum dibalesnya meskipun keadaan online.

(Wiwi Malpino)