PENGADAAN BIBIT HASIL LELANG DINAS KEHUTANAN PROPINSI LAMPUNG TAK SESUAI SPEK -->

Translate

RESOLUSITV

RESOLUSITV
AKURAT DAN TERPECAYA
RESOLUSITV

UNGKAP FAKTA

ENTRI YANG DI UNGGULKAN

Terkait Permasalahan HAM yang Dialami Rekannya, Ketua DPC PPWI Labuhanbatu Bilang Begini...

Resolusitv.com | Labuhanbatu Terkait adanya musibah pelanggaran HAM yang menimpa rekannya sendiri, yang tidak lain adalah Sekretarisnya di P...

PENGADAAN BIBIT HASIL LELANG DINAS KEHUTANAN PROPINSI LAMPUNG TAK SESUAI SPEK

RESOLUSITV
Kamis, September 29, 2022




Resolusitv.com | Lampung Timur

Pemerintah Propinsi Lampung melalui Dinas Kehutanan Propinsi Lampung telah merampung proses lelang pekerjaan belanja hibah barang berupa pengadaan bibit untuk penanaman hutan rakyat dengan pagu lelang Rp. 3.180.540.000,- (tiga milyar seratus delapan puluh juta lima ratus empat puluh ribu rupiah) yang dimenangkan oleh perusahaan Gemintang Arsindo.(29/9/2022).

Sasaran pengadaan barang pada Dinas Kehutanan Provinsi Lampung 
ini diperuntukan bagi 8 (delapan) kelompok tani pada 8 (delapan)
desa di Kecamatan Way Bungur Kabupaten Lampung Timur.



Hasil investigasi resolusitv.com di lapangan didapati bahwa bibit sudah didistribusikan untuk 4 kelompok tani di 4 desa yaitu Desa kali Pasir, Tanjung Tirto, Toto Projo,  Taman  Negeri.

Menurut salah satu ketua kelompok tani yang ditemui dikediamannya mengatakan bahwa 4 Desa yang lain belum didistribusikan karena bibit belum siap.

"Dalam pertemuan dengan Dinas dan pelaksana proyek mereka bilang ini yang sudah dikirim 4 desa yang lain belum karena bibit belum siap". Jelasnya salah satu Kelompok Tani yang minta identitasnya dirahasiakan

Diapun menjelaskan bahwa pernah ada Dinas tidak diketahui dari Dinas mana yang ngecek bibit tersebut mengatakan bahwa bibit sudah diturunkan tersebut belum dapat diterima karena tidak sesuai.

"Ya gak tau pak apanya yang tidak sesuai tapi orang Dinas tersebut bilang bahwa bibit itu tidak dia terima karena tidak sesuai". Tambah Ketua Kelompok Tani tersebut

Bibit yang sudah didistribusikan didapati berlabelkan Benih Sambung Pucuk Alfukat dari Raja Galuh Kabupaten Majalengka Propinsi Jawa Barat dengan tinggi bibit yang tidak sama, di satu tumpukan bibit ada yang tingginya 50-60 cm dan ada yang 90 - 100 cm diukur dari tanah sampai pucuk bibit, begitu juga dengan polybag juga tidak sama yaitu berukuran 15, 25 dan 30 cm.

Mendapati hal tersebut resolusitv.com mencoba meminta informasi dengan mengirim surat ke kepala Dinas Kehutanan Propinsi Lampung c.q PPK Boni Yudhiyanto, SP pada tanggal 15 September 2022 namun hingga berita ini diturunkan belum mendapat jawaban.

Melalui WA staf bernama Walijo menjawab bahwa surat tersebut masih di meja Kepala Dinas dan belum ada disposisi. 

Proyek bibit ini pun mendapat perhatian dari para penangkar tanaman yang ada di Lampung Timur. Mereka mengatakan bahwa bahwa semestinya pemerintah lebih memperhatikan pengembangan bibit unggulan lokal yang ada di Lampung Timur seperti yang lagi trend yaitu Alfukat Siger Mas dan masih ada beberapa jenis lagi yang sudah cukup dikenal kualitasnya.

"Mestinya pemerintah lebih mendukungan pengembangan bibit unggulan lokal yang sudah lebih teruji dengan iklim yang ada, lalu mengenai harga kok bibit di Lampung Timur yang lebih bagus dan harga lebih murah malah memilih bibit dari luar daerah yang diduga harganya lebih mahal". Jelas seorang pengkar yang minta identitasnya untuk tidak diekpose.
(SF)