Nasib TKS di RSUD Rantauprapat Dipertanyakan, Anggota DPRD Labuhanbatu Angkat Bicara -->

Translate

RESOLUSITV

RESOLUSITV
AKURAT DAN TERPECAYA
RESOLUSITV

UNGKAP FAKTA

ENTRI YANG DI UNGGULKAN

Polsek Parapat Evakuasi Mayat Wanita Berjaket Biru Dipinggiran Danau Toba

SIMALUNGUN - Resolusitv.com Kapolsek Parapat Resort Simalungun AKP Jonni Silalahi SH memimpikan melakukan olah TKP sekaligus evakuasi penemu...

Nasib TKS di RSUD Rantauprapat Dipertanyakan, Anggota DPRD Labuhanbatu Angkat Bicara

RESOLUSITV
Kamis, September 08, 2022




Labuhanbatu| Resolusitv.com

Terkait Nasib Ratusan Tenaga Kerja Sukarelawan pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat, yang tidak bisa mengikuti seleksi Penerimaan Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) yang dibuka oleh Mentri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MEN-PANRB) perihal pendataan Tenaga Non Asn di lingkungan Instansi Pemerintah.

Hal itu didasarkan pada surat pemberitahuan yang dikeluarkan Bupati Labuhanbatu No. 800/4022/BKPP-III/2022 tertanggal 15 Agustus 2022 perihal Pendataan Tenaga Non Asn di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu.

Salah satu point dalam surat pemberitahuan tersebut bertuliskan Harus berstatus tenaga honorer kategori II (TH K-2) yang terdaftar dalam database badan kepegawaian Negara dan pegawai non asn yang telah bekerja pada instansi pemerintah.

Terkait hal tersebut Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Labuhanbatu, Ponimin mengatakan Pemerintah Daerah Labuhanbatu tidak boleh mempersulit para ratutas TKS tersebut. Kamis (08/09/2022).

"Pemerintah daerah tidak boleh mempersulit, dan Direktur RSUD Rantauprapat harus membantu para ratusan TKS tersebut, karena saya lihat sudah ada yang 12 tahun mengabdi pada Rumah sakit tersebut". Jelasnya

Ponimin juga menyatakan akan menyampaikan hal ini kepada ketua komisi IV DPRD Labuhanbatu, agar segera mungkin melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Instansi terkait.

"Hal ini akan saya sampaikan kepada ketua komisi IV agar segera melakukan RDP dengan Direktur RSUD Rantauprapat dan Dinas Kesehatan apabila ada kaitannya dengan hal ini". Ungkapnya

Dan juga ia menambahkan bahwa di Tahun 2023 nanti, tidak ada lagi TKS maka dari itu untuk melancarkan pelayanan pada RSUD Rantauprapat, para TKS ini harus dibantu untuk mengikuti PPPK tersebut. Dan para TKS ini sangat membantu untuk melancarkan pelayan pada RSUD Rantauprapat.

"Dan pada intinya saya akan ikut perjuang bersama para Ratusan adik - adik Tenaga Kerja Sukarelawan yang akan mencalonkan seleksi PPPK". Tambahnya
(Wiwi Malpino)