"Prestasi atau Kegagalan,Dibina atau Dibinasakan",HMI dan GANN Giat FGD,Deni H Sitepu: Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba -->

Translate

RESOLUSITV

RESOLUSITV
AKURAT DAN TERPECAYA
RESOLUSITV

UNGKAP FAKTA

ENTRI YANG DI UNGGULKAN

Terkait Pemberitaan Bohong Melakukan Penipuan, Advokat Natalia Rusli Angkat Bicara

Jakarta | Resolusitv.com Belakangan ini beredar ramai pemberitaan yang bersifat tendensius dan negatif tentang Natalia Rusli. Salah satunya ...

"Prestasi atau Kegagalan,Dibina atau Dibinasakan",HMI dan GANN Giat FGD,Deni H Sitepu: Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba

RESOLUSITV
Jumat, April 01, 2022



Labuhanbatu | Resolusitv.com

Dalam Program FGD(Focus Group Discussion),Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)  bersama Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Kabupaten Labuhanbatu, Menggelar diskusi terbuka tentang pemberantasan narkoba, Acara ini berlangsung di Aula Gedung Nasional Rantau Prapat, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Kamis (31/03/2022).

Menurut Ketua Dewan Penasehat GANN,Deni Hendra Sitepu,diskusi terbuka ini bertujuan untuk mencari solusi serta membahas kegiatan yang dapat membantu pencegahan, sehingga dapat memutuskan mata rantai peredaran narkoba yang kian marak di kalangan generasi muda di wilayah Kabupaten Labuhanbatu,dimana eksistensi peredaran narkoba semakin mengkhawatirkan.

Kegiatan diawali dengan pembacaan doa yang kemudian di lanjutkan dengan menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya, pada kesempatan yang sama Dewan Penasehat (GANN) Gerakan Anti Narkotika Nasional Labuhanbatu Bung Deni Hendra Sitepu dalam kata sambutannya  mengatakan bahwa kegiatan seperti ini dapat terus di laksanakan secara berkesinambungan,"Peredaran dan penyalahgunaan narkoba merupakan salah satu permasalahan nasional yang perlu perhatian khusus dari lembaga - lembaga terkait, sehingga dapat menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba," ucapnya.

Hadir sebagai nara sumber dalam acara diskusi terbuka ini, Psikiater dr.Fredy Sbastian, KBO SAT Narkoba Polres Labuhanbatu Elimawan Sitorus,SH., Kepala BNN Labuhanbatu Utara R.leo..P.Sihotang,Spd.,SH.,MH., Khairul Rizki yang mewakili Pengadilan Negeri Labuhanbatu, Naharuddin Rambe, SH.,MH., Yang mewakili Kejaksaan Tinggi Negeri Labuhanbatu.

Tampak hadir Agus Kusdarwanto Ketua DPC GANN Labuhanbatu, perwakilan DANDIM 0209 Labuhanbatu, beberapa perwakilan OKP Labuhanbatu, Tokoh Masyarakat , Pengurus HMI Labuhanbatu, Serta tamu undangan lainnya.

Melihat antusias nya audiens terhadap penanggulangan narkoba di Wilayah Labuhanbatu Raya ini,sudah selayaknya kegiatan ini di gelar kembali dengan konsep konsep yang berbeda beda.

Karena terlihat pembahasan terkait masalah Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika(P4GN) tidak cukup di gelar 1 hari.

Kepala BNNK Labura melihat 90% pengguna narkoba di Labuhan batu adalah kalangan ekonomi menengah ke bawah,"Saya khawatir kita akan kehilangan generasi 2 dekade,karena perkiraan sekitar 1 ton barang haram tersebut beredar luas ".risaunya.

"Ini adalah tugas kita semua,saya berharap ada dukungan anggaran dari Pemkab untuk melakukan rehabiltasi,dimana korban narkoba sudah menggarap segala strata usia dari 16-40 an tahun,dan bahkan sudah ada paket ekonomi dengan istilah paket "jambak",hanya merogoh kocek 20-30 ribu sudah bisa menikmati barang haram tersebut".sambungnya.
(Red)