GRPK -RI Kecam Dugaan Oknum Kades yang Lakukan PUNGLI -->

Translate

RESOLUSITV

RESOLUSITV
AKURAT DAN TERPECAYA
RESOLUSITV

UNGKAP FAKTA

ENTRI YANG DI UNGGULKAN

Polsek Parapat Evakuasi Mayat Wanita Berjaket Biru Dipinggiran Danau Toba

SIMALUNGUN - Resolusitv.com Kapolsek Parapat Resort Simalungun AKP Jonni Silalahi SH memimpikan melakukan olah TKP sekaligus evakuasi penemu...

GRPK -RI Kecam Dugaan Oknum Kades yang Lakukan PUNGLI

RESOLUSITV
Jumat, April 08, 2022




Lahat. Resolusitv.com

Ketua umum Gerakan Rakyat Perduli Keadilan Republik Indonesia (GRPK -RI) Saryono Anwar S. Sos. angkat bicara terkait Adanya Dugaan Praktek Pungutan liar /Pungli yang diduga dilakukan oleh oknum Kuswara Brata Atmajaya selaku kepala Desa Muara Siban Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat beberapa waktu lalu terhadap (AG) 60 tahun dan disaksikan Nov. (08 April 2022)

Dikatakan Saryono 'Pungutan Liar' (Pungli) adalah Meminta sesuatu uang dan sebagainya kepada seseorang  baik kepada (Lembaga, Perusahaan,dan sebagainya) tanpa mengacu kepada Peraturan dan perundang-undangan yang berlaku barang siapa bermaksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum memaksa orang lain dengan kekerasan/ancaman kekerasan untuk memberikan sesuatu barang atau uang yang seluruhnya/sebagian adalah milik orang lain supaya memberikan hutang ataupun menghapus piutang di ancam karena pemerasan dengan pidana penjara paling sedikit 9 tahun sesuai pasal 368 KUHP. 

Pungutan Liar (Pungli) merusak sisi Ediologi bangsa Indonesia karena bertentangan nilai-nilai Pancasila, yakni Sila ke 2,3 dan  Sila 5.

Sementara J. Putra salah seorang Aktivis Lahat menyikapi Adanya Dugaan Pungutan Liar di Kantor Desa Muara Siban Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat  harus di buktikan kalau memang benar ada atau tidak nya dikarenakan Warga setempat sudah ada yang resah dan sudah ada kerugian apakah ini hanya cerita, bukan Peristiwa 

Agar pihak yang berwajib dapat lebih pro aktif dalam menyikapi adanya Informasi baik dari Masyarakat maupun Informasi dari Berita Media Online untuk dilakukan tindak lanjut penyelidikan sehingga polemik ini dapat di jadikan Efek Jera bagi Pelaku juga Ketentraman bagi masyarakat terhadap Pungutan Liar yang Menjadi Viral.di medsos dan Di Media.
 (Putra)