Terintimidasi: Media Online BantenNet.com Ambil Langkah Hukum -->

Translate

RESOLUSITV

RESOLUSITV
AKURAT DAN TERPECAYA
RESOLUSITV

UNGKAP FAKTA

ENTRI YANG DI UNGGULKAN

Terkait Pemberitaan Bohong Melakukan Penipuan, Advokat Natalia Rusli Angkat Bicara

Jakarta | Resolusitv.com Belakangan ini beredar ramai pemberitaan yang bersifat tendensius dan negatif tentang Natalia Rusli. Salah satunya ...

Terintimidasi: Media Online BantenNet.com Ambil Langkah Hukum

RESOLUSITV
Senin, Januari 24, 2022





 KABUPATEN TANGERAN|Resolusitv.com

Resolusitv.com -Pemberitaan online oleh BantenNet.com tentang dugaan pemotongan hak RT dan RW yang diindikasikan dengan adanya Surat Pernyataaan dari RT dan RW di Desa Pasanggrahan selama kurun waktu 9 bulan di tahun 2020 tertanggal 26 desember 2021 menimbulkan reaksi pihak-pihak yang tidak suka dengan pemberitaan itu.

Menyikapi hal tersebut,  Rusadin Ijam, selaku Pimpinan Redaksi _(Pemred_red)_ BantenNet.com  adakan rapat koordinasi dengan biro hukum PT. Mahardika Multi Media yang menaungi media online BanteNet.com, Minggu (23/01/22)

Usai rapat koordinasi di kantor redaksi, Rusadin Ijam mengatakan akan mengambil langkah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

"Kami akan sikapi sesuai hukum yang berlaku. Sementara ini telah kami diskusikan dengan biro hukum kami," katanya kepada wartawan di Perumahan Viola Blok E 16 A, kelurahan Sepatan Kecamatan Sepatan.

"Sudah, ini sudah kami diskusikan dengan biro hukum kami, antara lain Muhammad Guruh, S.H., Arief Destyanto, S.H., dan Abdul Ghofur, S.H. Selanjutnya bagaimana nanti petunjuk dari mereka _(biro hukum_red),_ kalau ada indikasi tindakan intimidasi kepada pewarta kami tentu akan kami upayakan langkah hukum selanjutnya," ungkapnya.

Di tempat yang sama, Abdul Ghofur, S.H. selaku koordinator tim advokasi mengingatkan negara kita ini negara hukum, sudah sepatutnya kita selesaikan sesuai ketentuan hukum, kendati upaya musyawarah selalu terbuka kapan saja.

"Ini kan negara hukum, tentang Pers jelas sudah diatur dalam Undang Undang No. 40 Tahun 1999. Di dalamnya sudah disiapkan instrumen hukum bagi pihak-pihak yang tidak suka dengan isi berita dari media atau wartawan. Ada Hak Jawab dan Koreksi isi berita bagi pihak pihak yang merasa dirugikan," tandasnya.

(red/Deka)