Hampir 3000 Tenaga Honor Dirumahkan, Ketua DPRD Panggil Eksekutif,Meika : "Harus Di Rekrut Kembali" -->

Translate

RESOLUSITV

RESOLUSITV
AKURAT DAN TERPECAYA
RESOLUSITV

UNGKAP FAKTA

ENTRI YANG DI UNGGULKAN

HUT TNI ke-77 Tahun 2022, Dandim 0405/Lahat Helat Reuni Pasukan CAKRA

Lahat|Resolusitv.com  Bertempat di TMC Benteng kecamatan Lahat Selatan, Kabupaten Lahat, Dandim 0405/Lahat Letkol Inf Toni Oky Priyono SIp m...

Hampir 3000 Tenaga Honor Dirumahkan, Ketua DPRD Panggil Eksekutif,Meika : "Harus Di Rekrut Kembali"

RESOLUSITV
Selasa, Januari 11, 2022




Labuhanbatu | Resolusitv.com

Sempat heboh di media terkait habisnya kontrak  kerja tenaga honorer Kabupaten Labuhanbatu sehingga menyebabkan dirumahkannya kurang lebih 2890 orang, membuat Ketua DPRD Labuhanbatu Hj Meika Riyanti Siregar segera memanggil eksekutif,Senin(10/1/2022).


Tampak memenuhi panggilan dari ketua DPRD Labuhanbatu, Sekda Labuhanbatu Yusuf Siagian , Asisten I Sarimpunan Ritonga , Asisten III Zaid dan Kepala  Badan Pelatihan Kepegawaian Daerah Zainuddin Siregar memasuki ruangan komisi A.



Sekda menyampaikan bahwa honorer yang dirumahkan adalah karena habis kontrak,"ini sudah setiap tahun seperti ini". ungkapnya

Menurutnya Pemkab akan evaluasi kinerja para honor, jadi untuk sementara kontrak nya di tahan dulu.Dan akan di lakukan eksaminasi (penilaian untuk keputusan) dan akan di buat menjadi kontrak 10 bulan kemudian tidak di rapel lagi.


Sesuai permintaan DPRD,Sekda berjanji akan menyelesaikan masalah ini dalam waktu kurang lebih satu minggu harus sudah rampung,"kita juga akan evaluasi untuk tenaga honor yang mempunyai fungsi 2 jabatan,dan akan memanggil kerja kembali honorer sesuai kebutuhan di Pemkab" . Lanjutnya.


Tampak Ketua DPRD Meika Riyanti Siregar didampingi wakil ketua DPRD Abdul Karim Hasibuan dan Hj Zuraidah beserta ketua komisi A Rudi R Saragih menyampaikan, Kalau tujuan dirumahkannya tenaga honor Kerena untuk penekanan anggaran dianggap kurang tepat," sebaiknya yang di kejar kinerja untuk peningkatan PAD dengan memperdayakan tenaga ASN dan honor yang ada".jelas Meika.                                   

Terlihat akan ada selektifitas pada 34 OPD(Organisasi Perangkat Daerah) di 9 kecamatan yang terdapat 2890 jumlah honor yang habis kontraknya.
"Kedepannya akan di lihat dulu Kemampuan dan kemauan para honorer,juga memprioritaskan kapabilitas individu". tambah Rudi dari komisi A.

Berarti ada tuntutan profesionalisme dalam rekruitmen kedepannya yang mungkin saja dari keseluruhan tidak bisa di panggil semua seperti yang diharapkan pihak DPRD Labuhanbatu.
"Akan ada perubahan seragam untuk honorer dan ASN".jelas Sekda Yusuf Siagian.
(Kirman)