Damai Itu Indah !!!, Gubenur Banten Dan Buruh Saling Memaafkan -->

Translate

RESOLUSITV

RESOLUSITV
AKURAT DAN TERPECAYA
RESOLUSITV

UNGKAP FAKTA

ENTRI YANG DI UNGGULKAN

Penambang Pasir Ilegal Di Marga Tiga Tidak Tersentuh Hukum

http://www.resolusitv.com www.resolusitv.com http://resolusitv.com Google.com Resolusitv.com, Maraknya penambangan pasir ilegal di Kecamatan...

Damai Itu Indah !!!, Gubenur Banten Dan Buruh Saling Memaafkan

RESOLUSITV
Rabu, Januari 05, 2022



Tangerang,Resolusitv.com -

Pada selasa malam tanggal 4 januari 2022, bertempat dikediaman Gubenur Banten Wahidin Halim, dengan didampingi ketua KSPSI Kabupaten Tangerang buruh bersilahtulrahmi untuk berdamai dengan Gubenur Banten, Selasa (04/01/2022).


Dengan kejadian yang sempat viral video para buruh memasuki ruang kerja dan menduduki kursi Gubenur Banten secara bergantian, Wahidin Halim melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian, dengan mendatangi kediaman Gubenur Banten para buruh didampingi Ahmad Supriyadi ketua KSPSI Kabupaten Tangerang, dalam kempatan itu Ahmad Suryadi mengungkapkan bahwa apa yang terjadi itu adalah sebuah perjalanan dan perjuangan buruh.





“Pada hari ini sudah tuntas dengan adanya kesepakatan berdamai, dan atas nama anak-anak saya meminta maaf yang setinggi-tingginya, bahwa apa yang terjadi itu semua tidak ada maksud untuk merusak atau pun melecehkan bapak gubenur Wahidin Halim Sebagai pemimpin kami, “ Ucap Ahmad Suryadi.


Dan Wahidi Halim pun sampikan, “saya ini muslim dan juga santri, sebelum kalian lahir pun sudah saya maafkan, dengan laporan ini saya cabut, berbeda dalam berpendapat tidak masalah, asal disampaikan dengan baik, “pungkasnya. 


“Saya tidak merasa sakit hati, sejak pernah menjadi kepala desa saya tidak ada masalah dengan warga atau masyarakat, pembangunan yang saya lakukan juga bentuk kasih sayang saya kepada masyarakat Banten, “ Tutup Wahidin Halim.



KSPSI akan menjalin komunikasi dan menyampaikan yang terbaik buruh, hal senada juga disampaikan Sahuri mewakili teman-temannya menyampaikan permintaan maaf atas apa yang terjadi, “ saya meminta maaf atas kejadian kemarin, itu saya lakukan spontanitas saja, tidak ada maksud tujuan menghina Bapak Gubenur, dana saya sangat berterima kasih kepada bapak gubenur Wahidin yang telah mencabut tuntutan ini, “ Ungkapnya. (Sumber KSPSI Kab.Tangerang)


Jurnalis:Deka