Naima Karaeng Dingin Korban Mafia Tanah, Berharap Ditrekrimum Polda Sulsel Jangan Lupakan Jasa Pejuang -->

Postingan Populer

Cari Blog Ini

Translate

RESOLUSITV

RESOLUSITV
AKURAT DAN TERPECAYA

ENTRI YANG DI UNGGULKAN

SOPIYAN SUBING : JIKA LANGKAH BUPATI TEPAT ASET LAMPUNG TIMUR EKS BPR TRIPANCA SETIADANA BISA KEMBALI

Resolusitv | Lampung Timur 27 Januari 2023 Koalisi masyarakat dan NGO Lampung Timur melakukan audiensi (26/01/23) dengan Pemerintah Daerah L...

Naima Karaeng Dingin Korban Mafia Tanah, Berharap Ditrekrimum Polda Sulsel Jangan Lupakan Jasa Pejuang

RESOLUSITV
Minggu, Desember 05, 2021




Resolusitv.com|Maros


Naima Karaeng dingin 80 tahun,korban mafia tanah tanah Istri dari Pejuang yang Melawan Pemberontakan DI/TII Kab Maros, Alm. Kapten.A.Slamet Kaimuddin Karaeng Manaba Yang di rampas tanahnya,berdomisili di dusun Baddo ujung desa Tompobulu Kec Tompobulu Maros,Sulawesi Selatan


Adapun Lokasi miliknya yang di duga di rampas dan disertifikatkan Oleh H.Muhammad Sanusi, yang terletak di dusun Lokayya dahulu, Sekarang Dusun Lokayya Desa Tompo bulu Maros Maros yang telah di buatkan surat pengalian garapan dan sertifikat di duga Oleh H.Muhammad Sanusi


padahal pihak pemilik Naima Karaeng dingin belum pernah jempol, terkait surat pernyataan pengalian Garapan yang di tanda tangani oleh pemilik Naima Karaeng dingin ungkap Naima


lahan luasnya dalam PBB Milik Naima Karaeng dingin,1,5 Ha ini, Membenarkan lokasi yang terletak dusun Masale dahulu. sekarang dusun Masale kec Tompo bulu Maros, saat di temui media online gemanews.id di rumahnya, di dusun Baddo ujung desa Tompo bulu kec Tompo bulu Merasa kaget tanah peninggalan Suaminya Alm Kapten Purn TNI Selamet Kaimuddin Karaeng Manaba di sertifikatkan Oleh H.Muhammad Sanusi, Padahal dirinya tidak pernah sama sekali menandatangani surat Pengalihan garapan


"Dia berharap kepada Polda Sulsel dalam hal ini Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulsel,Jangan Lupakan Jasa Pejuang Suami Kami, Kami juga Berharap Kapolda Sulsel untuk Membantu kami Selaku Istri pejuang Kemerdekaan,untuk membongkar permasalahan kami  Selaku korban Mafia tanah, Laporan Kami ke Ditrekrimum Polda Sulsel Bisa berjalan Sesuai Hukum berjalan Kami ini mencari Keadilan, apalagi tanah milik kami sama sekali dia tidak pernah Kami jual Ke H.Muhammad Sanusi atau menjempol surat apa pun terkait tanah milik peninggalan Suami Kami,yang berlokasi di Dusun Masale dahulu sekarang Dusun Lokayya desa Tompobulu Kec.Tompobulu Maros Ungkapnya(Tim)