Barhum Hs : "Penting Melindungi Pelaku Usaha Kecil Dan Koperasi" -->

Postingan Populer


Ucapan

Ucapan

Cari Blog Ini

Translate

RESOLUSITV

RESOLUSITV
AKURAT DAN TERPECAYA

ENTRI YANG DI UNGGULKAN

Kejari Labuhanbatu dan KPU Lakukan MoU

Teks foto : Kajari Labuhanbatu Furkonsyah Lubis SH MH dan Ketua KPU Labuhanbatu Wahyudi SSos terlihat melakukan penandatangan  nota kesepaka...

Barhum Hs : "Penting Melindungi Pelaku Usaha Kecil Dan Koperasi"

RESOLUSITV
Minggu, Desember 05, 2021





Resolusitv.com_Kabupaten Tangerang

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten Barhum Hs S.ip M.ip melakukan sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pemberdayaan, pengembangan, perlindungan Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) di lokasi (GSG) Gedung serba guna kecamatan Sepatan kabupaten Tangerang. Minggu (05/12/21).


Pentingnya memiliki payung hukum yang jelas Ujar Wakil ketua Dprd propinsi Banten Barhum dalam Raperda tersebut bertujuan untuk melindungi dan memberdayakan para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di wilayah Tangerang utara yang saat ini akan mulai berlakunya masyarakat ekonomi ASEAN (MEA).


“Saat ini sudah dilakukan Sosialisasi yang dilakukan oleh kepala bagian peraturan daerah nomor 2 tahun 2016 tentang pemberdayaan pengembangan dan perlindungan koperasi dan usaha kecil,"Ucap Barhum.


Politisi senior Pdi Perjuangan sekaligus Wakil ketua DPRD Provinsi Banten, jika sosialisasi tentu akan dilakukan masukan dari beberapa pihak ada, dengan begitu akan ada tahap selanjutnya adalah penyempurnaan,”Tutur Barhum kepada wartawan.


Kemudian, seterusnya jika tidak ada kendala paling cepat Raperda tersebut disahkan Peraturan Daerah ( Perda).“Tahun ini resmi berlaku, tentu kita ingin agar UMKM bisa maju dan berkembang 


Perlindungan yang diharapkan dapat mencakup Perda ini diantaranya peningkatan kualitas produk, jaminan pasar dan peningkatan kualitas SDM,” ujar Barhum.


Masih menurut Barhum, menghadapi maupun melihat pentingnya Raperda ini dikarenakan masih banyaknya permasalahan yang dihadapi pelaku UMKM, sumber daya manusianya, sarana dan prasarana yang terbatas.“Contoh, dia (pelaku UMKM) bikin kripik alat-alatnya kan pasti mempengaruhi mutu produk. Kalau di mini market ada standarnya baik dari sisi kemasannya maupun produknya,”tambahnya.


Jurnalis:Deka