Penyaluran BST Dikantor Kecamatan Pakuhaji Buat KPM Membeludak Tidak Terbendung -->

Translate

RESOLUSITV

RESOLUSITV
AKURAT DAN TERPECAYA
RESOLUSITV

UNGKAP FAKTA

ENTRI YANG DI UNGGULKAN

Penambang Pasir Ilegal Di Marga Tiga Tidak Tersentuh Hukum

http://www.resolusitv.com www.resolusitv.com http://resolusitv.com Google.com Resolusitv.com, Maraknya penambangan pasir ilegal di Kecamatan...

Penyaluran BST Dikantor Kecamatan Pakuhaji Buat KPM Membeludak Tidak Terbendung

RESOLUSITV
Minggu, November 28, 2021



Kab.Tangerang,Resolusitv.com -

Para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) membeludak datangi kantor kecamatan pakuhaji untuk mendapatkan bantuan tunai diduga mekanisme penyaluran sudah melanggar protokol kesehatan dengan tidak menjalankan 6M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mobilisasi, dan sudah vaksinasi. Sabtu (27/11/2021).


Dengan sistem penyaluran BST yang disalurkan pada satu tempat yakni kantor kecamatan pakuhaji, para KPM yang berdatangan masing-masing mendapatkan undangan untuk mencairkan bantuan tunai dikantor kecamatan pakuhaji kabupaten tangerang, dari desa-desa yang mencakup wilayah kecamatan pakuhaji para KPM begitu membeludak memenuhi halaman kantor kecamatan pakuhaji, sehingga berdampak menimbulkan kerumunan dan tidak terelakkan para KPM berdesak-desakan.


Mekanisme penyaluran BST ini diduga sudah melanggar protokol kesehatan serta tidak menjalankan M6, karena selama ini pemerintah pusat terus berusaha agar masyarakat tetap menjalani peraturan PPKM agar negara kita bisa segera pulih kembali wabah covid 19 dan kembali new normal seperti sedia kala.


Dengan kurangnya personil satgas Covid 19 dikantor kecamatan pakuhaji, mengakibatkan para KPM berkumpul dan berdesakan untuk mengantri mencairkan bantuan tersebut, dengan persiapan dan penerapan sistem penyaluran BST seharusnya bisa berjalan secara tertib serta tetap bisa menjalankan protokol kesehatan dengan menjalankan 6M.


Salah satu warga desa kohod jelaskan pada awak media saat konfirmasi katakan, " saya datang ke kantor kecamatan dari pagi, kurang lebihnya jam 6 pagi, sudah antri lama-lama ternyata nomor nik e-ktp saya tidak cocok, " kata warga desa kohod.


Saat dilokasi rekan media pun mendokumentasikan kejadian kerumunan dan berdesakan para KPM kepada salah satu aparatur pemerintahan kecamatan pakuhaji yakni kasi pemberdayaan dengan via chat WhatsApp ketiknya, " Assalamualaikum ?" bu kasie ijin, "ketiknya rekan media kepada bu Kasie Pemberdayaan  dan kirimkan beberapa poto dokumentasi.


Dalam hitungan menit nomor by phone awak media pun diblokir, dengan kejadian ini sangat disayangkan seorang insan yang menjadi Kasie Pemberdayaan selaku  pelayanan pemerintahan kecamatan, diduga sudah tidak mencontohkan sosok seorang pelayan publik atau tidak bisa mencerminkan ketidak harmonisan pada awak media.


Terjadinya hal ini semoga pihak pemerintahan kecamatan pakuhaji bisa mengkaji dan bisa mengevaluasi para aparaturnya, agar bisa bersinergi dan berkesinambungan untuk memberi informasi ketika masyarakat dan awak media untuk mendapatkan informasi.



(red/deka)