Kumpulkan Ahli Waris Lahan SDN Kiara Payung, Camat: Persoalan Sudah Clear, Tinggal Pembayaran Ganti Rugi -->

Postingan Populer

Cari Blog Ini

Translate

RESOLUSITV

RESOLUSITV
AKURAT DAN TERPECAYA

ENTRI YANG DI UNGGULKAN

PPWI dan Lapas Salemba Jakarta Sepakat Tingkatkan Jalinan Kerjasama

Jakarta – Resolusitv.com Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) dan Lemba Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Salemba, Jakarta Pusat, sepakat ...

Kumpulkan Ahli Waris Lahan SDN Kiara Payung, Camat: Persoalan Sudah Clear, Tinggal Pembayaran Ganti Rugi

RESOLUSITV
Selasa, November 02, 2021





Kabupaten Tangerang, Resolusitv.com

Pemerintah Kecamatan Pakuhaji mengundang ahli waris pemilik lahan di SDN Kiara Payung, untuk melakukan perundingan terkait lahan yang menjadi polemik baru-baru ini, di Aula Kantor Kecamatan Pakuhaji Lantai 2, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (2/11/2021).

Dikumpulkannya keluarga besar ahli waris lahan SDN Kiara Payung ini, untuk membahas bersama dalam hal menyamakan pemahaman, terkait lahan di SDN Kiara Payung.

“Syukur dan Alhamdulillah, hasil perundingan berjalan lancar dan pihak keluarga besar ahli waris pun memahami terkait prosedur pembayaran ganti rugi yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang,” ucap H Asmawi, Camat Pakuhaji kepada ResolusiTv, Selasa, (2/11/2021) usai perundingan lahan SDN Kiara Payung.

Asmawi menjelaskan, selain menyamakan pemahaman terkait lahan SDN Kiara Payung, ada hal lainnya dalam persoalan ini yang menyangkut tentang Aktivitas Pendidikan di SDN Kiara Payung, setelah adanya penjelasan tadi pihak keluarga ahli waris menyetujui akan kembali membuka gembok gerbang di SDN Kiara Payung, meskipun, lahan tersebut milik ahli waris yang dimenangkan dalam putusan pengadilan Negeri.

“Alhamdulillah keluarga menyetujui, dan kita meminta kesadaran ahli waris agar aktivitas pendidikan dapat berjalan kembali di SDN Kiara Payung. Pada intinya, lahan tersebut milik ahli waris digembok dan ga digembok lahan tersebut takkan kemana-kemana. Meskipun, PTM di SDN belum dilakukan, paling tidak aktivitas Pendidikan untuk gurunya bisa berjalan,” terangnya.

Lebih lanjut Asmawi menjelaskan, terkait lahan ahli waris di SDN Kiara Payung, Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang siap mengganti rugi lahan tersebut, sesuai putusan pengadilan Tinggi yang saat ini sedang dijalankan prosesnya maupun mekanisme keuangan daerah.

“Dalam pembayaran kita belum bisa menyebutkan berapa nominalnya, karena dalam pembayaran ganti rugi ini mekanismenya keuangan daerah. Yang jelas sampai saat ini Pemerintah Daerah sedang menjalankan prosesnya dan bersama tim independen appraisal (penafsir harga) insya Allah dalam waktu dekat ini akan turun sehingga tahu besaran harganya,” jelas Asmawi.

“Ini bukti keseriusan Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang, hingga sampai saat ini kita jalankan putusan pengadilan dan melakukan penganggaran untuk mengganti rugi lahan milik ahli waris yang digunakan SDN Kiara Payung,” tambahnya.

Sementara itu, SA Tanjung, Kuasa Hukum Ahli Waris Muhidin mengatakan, dalam perundingan hari ini menindaklanjuti perundingan sebelumnya yang dilakukan bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang dalam membahas ganti rugi pembayaran lahan ahli waris. Pihaknya, menyambut positif langkah Pemerintah Kabupaten Tangerang siap untuk membayar ganti rugi lahan tersebut yang saat ini melakukan langkah yang mengacu kepada UU Nomor 2 tahun 2012 bersama tim aprraisal.

“Pihak keluarga ahli waris menyambut positif dalam perundingan ini bersama Bapak Camat, dan ahli waris menerima permohonan dari pemda dan menyepakati bersama,” kata SA Tanjung, Kuasa Hukum ahli waris.

Lanjutnya, tim appraisal akan turun bersama ahli waris untuk melakukan penentuan harga. Dalam kesempatan tersebut disaksikan oleh pak camat terkait pembukaan gembok gerbang SDN Kiara Payung baru bisa dilakukan.

“Intinya saat ini sudah kondusif, ahli waris menyambut positif langkah tim appraisal,” pungkasnya.

(red/Deka)