Badan Intelijen Negara Banten Lakukan Penyisiran Vaksinasi di Kabupaten Tangerang -->

Translate

RESOLUSITV

RESOLUSITV
AKURAT DAN TERPECAYA
RESOLUSITV

UNGKAP FAKTA

ENTRI YANG DI UNGGULKAN

Tugu Santri Pancasila Diresmikan, DPP Pemuda Cinta Aceh Buka Suara

ACEH BARAT - Resolusitv.com Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP RI), melalui Prof. Yudian Wahyudi selaku Kepala BPIP...

Badan Intelijen Negara Banten Lakukan Penyisiran Vaksinasi di Kabupaten Tangerang

RESOLUSITV
Kamis, November 25, 2021




Resolusitv.com_Kabupaten Tangerang

Tangerang merupakan salah satu penyangga ibu kota. Untuk itu keberhasilan pengendalian COVID 19 di Kabupaten Tangerang sangat mempengaruhi Ibu Kota Jakarta. Nilai strategis tersebut menuntut Pemerintah Daerah bekerja keras melakukan vaksinasi di Kabupaten Tangerang.


"Melalui BINDA Banten Bersama  Dinas Kesehatan Kabupaten terus menggencarkan vaksinasi kendati capaian vaksinasi sudah 73,9% dari target 2,5 juta penduduk. Masih ada warga yang belum tervaksin. 


kali ini BINDA Banten melalui Posda Kabupaten Tangerang turun ke lapangan melakukan vaksinasi dari rumah ke rumah di Desa Merak, Kecamatan Sukamulya bekerjasama dengan Puskesmas setempat. Bersama tenaga kesehatan personil BINDA Banten keliling menggunakan kendaraan roda dua mendatangi warga vaksinasi di tingkat RT.Kamis (25/11/2021).


Kepala Pos Daerah Kabupaten Tangerang, Abdullah Yulizar mengatakan "Kami memang sengaja mendekat ke sasaran vaksin dalam rangka melakukan penyisiran terhadap warga yang belum di vaksin sehingga capaian vaksinasi bisa meningkat.


Kaposda pun menyampaikan,Kepada masyarakat agar selalu waspada dan tetap patuhi protokol kesehatan,seperti selalu gunakan masker dan selalu terapkan hidup sehat,apa lagi menjelang natal dan tahun baru agar menunda kepergian dan tetap di rumah demi kesehatan bersama,"Ujarnya.


Sementara kepala puskesmas Sukamulya Dr Ikhsan mengatakan, mengapresiasi dan salut kepada BIN yang sudah mau turun ke lapangan melakukan vaksinasi.


Memang Pandemi Covid 19 sudah menjadi ancaman nasional sehingga wajar bila semua pihak turun menyelesaikan masalah tersebut,"Tutur iksan.


(red/deka)