Lelaki Modus Membujuk Rayu TKW, Demi Menghabisi Uang Pacar Yang Tak Di Anggap -->

Translate

RESOLUSITV

RESOLUSITV
AKURAT DAN TERPECAYA
RESOLUSITV

UNGKAP FAKTA

ENTRI YANG DI UNGGULKAN

Terkait Permasalahan HAM yang Dialami Rekannya, Ketua DPC PPWI Labuhanbatu Bilang Begini...

Resolusitv.com | Labuhanbatu Terkait adanya musibah pelanggaran HAM yang menimpa rekannya sendiri, yang tidak lain adalah Sekretarisnya di P...

Lelaki Modus Membujuk Rayu TKW, Demi Menghabisi Uang Pacar Yang Tak Di Anggap

RESOLUSITV
Senin, Juli 05, 2021


Berpura-pura mencintai, Remon Alias Khoirul Anam,Warga Desa Manggarawan Kecamatan Labuhan Ratu Kabupaten Lampung Timur, bermodus menipu mantan kekasih, dengan dalih menjual tanahnya, namun tanah tersebut malah di jual kembali ke orang lain.




JN adalah seorang wanita asal Lampung, Desa Manggarawan, Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur,yang di wakili kuasa hukumnya,rabu ini akan melaporkan kasus penipuan yang menimpanya ke Mapolsek Jepara.



 Kuasa hukum pelapor mengungkapkan kliennya telah menjadi korban penipuan oleh seorang pria yang dikenal melalui media sosial yang menyebabkan kerugian hingga di atas Rp 25 jutaan.



Kasus yang menimpa wanita yang sekarang masih menjadi tenaga kerja wanita (TKW) itu bermula ketika korban berkenalan dengan seorang pria di sosial media dua tahun silam.



Kemudian korban menjalin hubungan asmara jarak jauh di jejaring sosial (Facebook),Imo,Line dan WhatsAap dengan seorang lelaki yang dikenalnya bernama Remon alias Khoirul Anam, Warga Desa manggarawan Kecamatan Labuhan Ratu Kabupaten Lampung Timur.



Remon alias Khoirul Anam mengaku akan menikahi JN setelah pulang Dari Taiwan, dan karena sudah merasa dekat, JN pun percaya, sehingga saat diminta transfer sejumlah uang dengan alasan untuk keperluan kebutuhan saat pulang ke Tanah Air,JN pun dengan pasrah memberikannya.




Sejak keduanya pacaran jarak jauh, JN beberapa kali mengirim uang kepada tersebut hingga total di atas Rp 25 juta"Dia meminta uang untuk biaya modal hidup kelak pernikahan dan untuk usaha di kampung," ungkap JN.



Permintaan uang tak sampai berhenti di situ, kata JN, pelaku terus saja menghubungi melalui medsos.

Untuk menjerat JN, Remon mengaku sebagai seorang Lekaki Duda dan orang kaya karena diakun Facebook nya pelaku memasang foto aslinya berpakaian perlente layaknya orang kaya.


Menurut JN, selama mengenal Remon, mereka berkomunikasi melalui media sosial dia menjual tanahnya kepadaku, alasan untuk modal."Kejadian berlangsung belum lama hingga saya menguasakan permasalahan saya ini, seseorang untuk melaporkan kasus penipuan yang dilakukan oleh Remon," jelas JN.


Dia menuturkan selain memasang foto Asli, Remon juga terbilang pandai berkata-kata dan merayu malah pernah memaksa melakukan hal tak senonoh.

"Setelah hubungan jarak jauh sekian tahun lalu dan akhirnya pacaran. Tapi setiap kali diminta uang seperti terhipnotis dan mengirim uang ke pelaku," ungkapnya.


RN Warga Desa Sumber Marga, sengaja menghubungi wartawan media ini, guna untuk meminta mengurus masalah mengenai tanahnya yang dia beli dari Remon Alias Khoirul Anam, yang dijual Remon tanpa sepengetahuan JN.


Remon setiap menghubungi selalu mengeluh, alasannya dia tidak bekerja dan tidak mempunyai kendaraan untuk mondar mandir,Akhirnya Remon menawarkan aku sebidang tanahnya yang dekat dengan rumahnya.



Akhirnya dengan bujuk rayunya aku membeli tanahnya dengan cara mencicil sampai lunas,namun setiap Remon menagih uang nya harus ada, terkadang, diwaktu aku sibuk pun, aku harus menyuruh orang tuaku dan terkadang anak atau menantuku yang membayar.


Dia menagih terkadang maksa harus ada di hari itu setiap dia menagih.

Akhirnya angsuran tanah punya Remon yang aku beli sudah lunas.


"Lunasnya pembayaran tanah remon yang aku beli, ternyata Remon tidak ada kabar, dengan tidak ada kabarnya Remon, ternyata tanah yang aku beli telah dijual Remon ke orang lain tanpa ijin dan tanpa sepengetahuanku,"cerita JN.


Awak media menemui Remon di tempat dia bekerja, Remon sempat mengajak dan mengatakan ke awak media, untuk ngobrol dirumahnya, dan ber iringan jalan, selip mata, Remon langsung menghilangkan jejak dari iringan menuju rumahnya, Dari pukul 12:20 Wib sampai habis mahgrib Remo gak pulang kerumah.


7 hari berturut awak media kerumahnya, Remon tidak ada di rumahnya, menurut keterangan tetangga, Kalau malem dan pagi ada suara pintu, "mungkin di pulang malem dan pergi pagi".ujar warga.



Dengan mudus yang dilakukan Remon, RN menguasakan penuh ke LBH AWALINDO mengurus permasalahan ini sampai ke ranah hukum.


Agar tidak ada korban lainnya, diharapkan agar pihak kepolisian segera menindak tegas yang diduga pelaku.(Tim)