DI DUGA KUAT LAHAN HGU MASYARAKAT DESA SUNGAI KAKI DI GARAP TANPA ADA GANTIRUGI,PT KMS DI TUNTUT KERAS.!!! -->

Translate

RESOLUSITV

RESOLUSITV
AKURAT DAN TERPECAYA
RESOLUSITV

UNGKAP FAKTA

ENTRI YANG DI UNGGULKAN

HUT TNI ke-77 Tahun 2022, Dandim 0405/Lahat Helat Reuni Pasukan CAKRA

Lahat|Resolusitv.com  Bertempat di TMC Benteng kecamatan Lahat Selatan, Kabupaten Lahat, Dandim 0405/Lahat Letkol Inf Toni Oky Priyono SIp m...

DI DUGA KUAT LAHAN HGU MASYARAKAT DESA SUNGAI KAKI DI GARAP TANPA ADA GANTIRUGI,PT KMS DI TUNTUT KERAS.!!!

RESOLUSITV
Sabtu, Juni 12, 2021




RESOLUSITV.COM - kalimantan Tengah


Berawal ada nya dengan kekeluh kesahan warga Desa sungai kaki kec,katingan kuala kabupaten katingan provinsi kalimantan Tengah,


 Karena belum ada kejelasan mengenai pembayaran ganti rugi lahan yang telah digarap oleh pihak perusahaan,Serta dengan janji janji Perusahaan ke pada maayarakat Desa sungai kaki , kini salah seorang keperwil desa sungai kaki tuntut akan kejelasan semua janji tersebut .


Informasi yang berhasil di Himpun oleh Awak Media RESOLUSITV.com kepada salah seorang yang menjadi perwakilan warga Desa Masyarakat sungai kaki pada sabtu/12/juni/2021 , PKL 10 : 12 WIB .



yang beberapa tahun yang lalu telah menjanjikan bebearapa sarana bantuan ,yakni seperti sarana sumber titik Air bersih, memberikan kemitraan dengan Plasma masyarakat serta lain nya 


warga Desa Sungai Kaki Kecamatan Katingan Kuala Kabupaten Katingan menuntut kejelasan penyelesaian kepada PT.Katingan Mujur Sejahtera (PT.KMS).





Salah seorang perwakilan warga desa sungai kaki , H.Jaya (47) kepada awak media RESOLUSITV.com Sabtu (12/06/2021) ia mengatakan bahwa masyarakat Desa Sungai Kaki yang berjumlah sekitar kurang lebih 100 orang dengan diketahui oleh Damang Kepala Adat Kecamatan Katingan Kuala telah menanda tangani surat pernyataan yang berisi penolakan dan keberatan atas terbitnya izin HGU atas nama PT.Katingan Mujur Sejahtera.


“Saya yang sudah jadi korban pembohongan oleh pihak perusahaan akan menyampaikan laporan kepada DPRD Kabupaten Katingan, hingga ke Gubernur Kalimantan Tengah serta pihak pihak yang terkait bahkan saya juga akan menggugat secara adat permasalahan ini melalui Dewan Adat Dayak Kabupaten Katingan”,ucap H.Jaya.


Bahkan dirinya juga berjanji akan menyurati pihak Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional agar mencabut izin HGU perusahaan karena diduga tidak sesuai prosedur.


“Saya bahkan pernah dijanjikan gajih 10 juta perbulan sebagai tokoh masyarakat Desa Sungai Kaki tapi sampai sekarang tidak pernah terealisasi, sudah lebih dari empat tahun ini masih belum dibayar”, lanjutnya.


“Kami meminta kepada perusahaan PT.KMS melalui Yandi Syarifudin selaku General Manager perusahaan agar secepatnya menyelesaikan janji kepada kami masyarakat Desa Sungai Kaki”, imbuhnya.


Ia menegaskan kalau persoalan ini tidak diselesaikan secepatnya maka pihaknya akan menuntut hak mereka sebagai warga masyarakat Desa Sungai Kaki yang telah dihilangkan oleh pihak perusahaan.

(FAUZAN).