Akibat Sering Tonton Vidio Porno, Ayah Cabuli Anak Kandung Sendiri -->

Translate

RESOLUSITV

RESOLUSITV
AKURAT DAN TERPECAYA
RESOLUSITV

UNGKAP FAKTA

ENTRI YANG DI UNGGULKAN

Penambang Pasir Ilegal Di Marga Tiga Tidak Tersentuh Hukum

http://www.resolusitv.com www.resolusitv.com http://resolusitv.com Google.com Resolusitv.com, Maraknya penambangan pasir ilegal di Kecamatan...

Akibat Sering Tonton Vidio Porno, Ayah Cabuli Anak Kandung Sendiri

RESOLUSITV
Jumat, Juni 25, 2021





Resolusitv.com - Palembang


Akibat perbuatan bejat yang dilakukan oleh  Bapak kandung nya sendiri  inisial HO (30 tahun), di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumsel, ditangkap polisi setelah mencabuli anak kandungnya sendiri. Hal itu lantaran pelaku kecanduan video porno.


 Kapolres Muba,AKBP Erlin Tangjaya melalui Kasat Reskrim AKP, Ali Rojikin, mengatakan pencabulan itu telah dilakukan pelaku sebanyak 3 kali kepada anak kandungnya yang masih berusia 10 tahun.“Total sudah tiga kali sepanjang Juni 2021. Semua dilakukannya di rumah,” katanya, Selasa (22/6).Adapun pebuatan itu dilakukan pelaku atas dasar paksaan serta dengan ancaman akan menganiaya korban. 


Karna  pelaku sendiri diketahui sudah bercerai dengan ibu korban.“Jadi korban ini memang tinggal berdua dengan pelaku. Sementara ibunya sudah menikah lagi,” katanya


.Akibat Tindakan Bejat ini sendiri terungkap setelah korban merasa tidak tahan dengan perbuatan ayahnya itu dan menceritakannya kepada sang bibi. Selanjutnya bersama ibu kandungnya melapor ke polisi.“Petugas yang mendapatkan laporan langsung menangkap pelaku di kediamannya,” katanya.Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku mengaku perbuatan itu dilakukannya karena khilaf


 Sering  menonton video porno karna kecanduan , di sisi lain dirinya sudah bercerai dengan istri.“Motifnya kecanduan nonton video porno dan membuat libidonya naik hingga tega mencabuli korban,” katanya.Akibat perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan pasal 82 Jo pasal 76E UU RI no 35 tahun 2014 atas perubahan UU RI no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan terancam pidana 15 tahun penjara.

 (putra)