Kolam Saudara Oknum Anggota Dewan Di Sekampung, Menewaskan 2 Gadis Kecil -->

Translate

RESOLUSITV

RESOLUSITV
AKURAT DAN TERPECAYA
RESOLUSITV

UNGKAP FAKTA

ENTRI YANG DI UNGGULKAN

Tugu Santri Pancasila Diresmikan, DPP Pemuda Cinta Aceh Buka Suara

ACEH BARAT - Resolusitv.com Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP RI), melalui Prof. Yudian Wahyudi selaku Kepala BPIP...

Kolam Saudara Oknum Anggota Dewan Di Sekampung, Menewaskan 2 Gadis Kecil

RESOLUSITV
Senin, Mei 31, 2021

 


Kolam Saudara Oknum Anggota Dewan Menewaskan 2 Gadis Kecil.


 Akibat kurangnya pengawasan pekerja kolam renang,

Dua gadis kecil tewas tenggelam di kolam Bonetan yang berada di Desa Sumbergede Kecamatan Sekampung Kabupaten Lampung Timur.


 Sungguh Malang kedua Gadis Kecil berinisial ZMC 6 tahun dan AN 10 tahun, yang lagi asiknya berlibur mandi di kolam renang Bonetan, tewas tenggelam.



 Kedua gadis kecil tersebut, ternyata warga di Desa Girikarto, Kecamatan Sekampung.


 Kejadian Pada hari minggu sekira pukul 08:00 WIB kedua korban ikut Tantenya yang berinisial TW Warga Desa Giri Karto, ke kolam renang Bonetan yang berada di Dusun 6 Desa Sumbergede.

kedua korban diajak TW naik sepeda motor Beat warna Merah, ternya TW, merupakan tante kedua gadis kecil," ujar Kapolsek Sekampung.

Sampai di kolam renang, kurang lebih Pukul 08:30 WIB, kedua gadis kecil jajan Pop Mie ditemani oleh Tantenya inisial TW.


 KERONOLOGIS KEJADIAN.Sebelum tewasnya kedua gadis kecil itu, ZMC dan AN tadinya berenang di kolam khusus untuk anak-anak, lebih kurang 15 menit.

Di tinggal tantenya ke sound system.


 Tanpa disadari ada salah satu pengunjung sudah ngangkat kedua gadis kecil yang berada di kolam khusus dewasa dengan kedalaman nya sekitar 1,5 meter. kemudian gadis kecil langsung dinaikan ke mobil Pick Up(gran max) BE 8072 GT, langsung dibawah ke Puskesmas Sekampung,"tutup Kapolsek Sekampung.

Sudah berupaya medis Puskesmas Sekampung, nyawa kedua gadis cilik tersebut, tidak terselamatkan.


 Menurut keterangan Camat dan Kanit Reskrim Sekampung, kurang lebih pukul 15:00 kedua Almarhum'mah dimakamkan, karena kami datang ke. rumah Duka," ujar Camat Sekampung.

Bahkan saya juga ikut menyolatkan," tambah Kanit Reskrim.


 Saat Tim Investigasi menelusuri, rumah yang memiliki usaha kolam renang, ternyata menurut keterangan beberapa orang yang enggan disebut namanya, mengatakan, yang punya kolam di Jambi dan adapula orang enggan disebut namanya, yang dekat rumahnya mengatakan yang punya di Yogya.


 Dengan simpang siur dimana keberadaan yang punya kolam, Tim investigasi media ini semakin penasaran diduga seperti ditutupi keberadaanya, ada apa dibalik kejadian ini, dan mengapa yang punya kolam terkesan menghindar ke awak media.


 Menurut penjelasan yang mengaku saudara yang bekerja mengawasi kolam, seseorang yang tak asing namanya, mengatakan jangan di usik yang bekerja di kolam itu karena yang bekerja di kolam itu saudara saya, kalau kamu mau usik, usik aja yang punya kolam itu anggota dewan, yang punya kolam itu adik istrinya anggota Dewan,"bantah saudara pengawas kolam.



 Dengan adanya kejadian yang menimpa kedua gadis kecil, beberapa masyarakat yang enggan disebut namanya, menegaskan Kurangnya pengawasan dan Ketegasan, beberapa pihak, baik itu dari Kecamatan, Kepolisian, Desa, dan Pem-kab Lampung timur, 

Yang diduga tidak mengawasi, para pengusaha kolam renang diduga mengundang kerumunan, dan diduga melanggar Protokol kesehatan, Menurut Kementrian Kesehatan RI Masyarakat diminta untuk menjauhi kerumunan saat berada diluar rumah.

Dengan kejadian musibah ini, kami mewakili sebagai masyarakat Kecamatan Sekampung, mengharapkan Para Instansi terkait, menegaskan ke beberapa pengusaha kolam yang ada di Kecamatan Sekampung yang di diduga mengundang kerumunan.(Tim)