Kurang nya Sosialisasi, Warga Lahat Nyaris Kehilangan Bantuan sosial -->

Postingan Populer

Cari Blog Ini

Translate

RESOLUSITV

RESOLUSITV
AKURAT DAN TERPECAYA

ENTRI YANG DI UNGGULKAN

PPWI dan Lapas Salemba Jakarta Sepakat Tingkatkan Jalinan Kerjasama

Jakarta – Resolusitv.com Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) dan Lemba Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Salemba, Jakarta Pusat, sepakat ...

Kurang nya Sosialisasi, Warga Lahat Nyaris Kehilangan Bantuan sosial

RESOLUSITV
Kamis, April 15, 2021


Kurang nya Sosialisasi, Warga Lahat Nyaris Kehilangan Bantuan sosial 

Resolusi,tv.sumatera selatan. Lahat Diduga kurang nya sosialisasi dari Dinas Sosial Kabupaten Lahat Desi Sartika (KPM), salah satu warga Kelurahan Ps Lama kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan,   nyaris saja kehilangan haknya untuk mendapatkan BST Tahap ke 3 dan 4 sebesar Rp.600.000.
David suami dari Desi Sartika kepada RESOLUSI ,TV.  Rabu (14/4/2021) menceritakan kronologi kejanggalan peristiwa yang ia alami saat akan mengurus pencairan BST dikantor pos lahat Selasa (13/4).
“Tiba tiba petugas kantor pos bilang data kami tidak ada lagi dan kami bukan KPM Lagi, mereka menyarankan kepada kami untuk complain ke Dinsos Lahat” Ujar David
Sontak saja kedua suami istri ini langsung bergegas komplain ke Dinsos Lahat, Namun dirinya mendapatkan jawaban yang kurang memuaskan ketika mempertanyakan haknya di Ruangan Kabid Penanganan Fakir Miskin.
“Mereka beralasan, mengatakan semenjak menteri sosial tersandung kasus korupsi (tersangka red) memang ada perubahan data para penerima BST Ini, dan ini berdampak pada beberapa KPM BST” ujar Desi dan David menirukan ucapan salah satu oknum diruang Bidang Fakir Miskin di kantor Dinsos Lahat 
Bahkan pihak Dinsos meminta kembali foto copy KK KTP Desi dengan alasan untuk arsip.
Guna mengklarifikasi informasi tersebut awak media mencoba mendampingi David ke Dinsos Lahat dan diterima langsung oleh Kabid Fakir Miskin Firmansyah di dampingi Kasi Indentifikasi dan Penguatan Kapasitas ibu Osi Irawati.
Terkait  hilangnya hak beberapa KPM BST disebabkan karena menteri sosial tersandung kasus korupsi di tepis oleh ibu Osi
Disini ibu Osi mengatakan, “Desi tidak mendapatkan kembali BST tahap 3 dan 4 Karena alamat yang tertera di data Kemensos berbeda, yang sebelumnya di kelurahan Talang Jawa Selatan dan kini Terdata di kelurahan PS.Lama sehingga hak KPM nya gugur” Jelasnya
“Hal ini berdasarkan instruksi kementrian sosial pak, aturannya di perketat” Ujar Osi kepada awak media
Namun saat awak media mempertanyakan Surat instruksi kemensos tersebut, Ibu Osi malah menunjukkan Surat yang berkaitan dengan Sembako bukan Terkait BST.
Kadinsos Lahat  Ekman Mulyadi saat dimintai keterangan  diruang kerjanya belum bisa memberikan tanggapannya disebabkan karena Beliau baru menjabat beberapa hari sebagai Kepala Dinas Sosial.
“Aku baru menjabat beberapa hari dek, nanti akan kami pelajari dulu”  terang Ekman.
Inpormasi Resolusi ,tv , turut serta  mendampingi David dan Desi ke Kantor Pos Lahat demi memperoleh informasi yang sebenarnya. Disini Pak Rendy selaku pegawai kantor Pos yang menangani Bidang BST menjelaskan, bahwa ternyata Data KPM an Desi Sartika tidak hilang, hanya pindah dari alamat sebelumnya di Talang Jawa Selatan ke alamat Kel.Pasar Lama sesuai KK KTP sekarang. Hingga akhirnya mereka tetap bisa mencairkan Dana BST ny
Namun Namanya masih tetap terdata dan hari ini bisa langsung di cairkan. Memang kasus Pencairan BST Tahap 3-4 hampir separuh dari KPM di kabupaten Lahat terkendala dengan data kependudukan” Tutur Rendi.
Diungkapkan  David Desi dan merasa kecewa dengan pelayanan Dinsos Lahat yang tidak memberitahukan bahwa Dana BST nya tetap bisa di cairkan, hanya saja berubah alamatnya. Bukan malah berasumsi perubahan kebijakan karena jadi alasan menteri sosial terseret kasus korupsi
“Bukan kami saja yang mengalami hal seperti ini, informasinya ada sekitar 5000 lebih KPM BST di lahat ini. Jika separuh dari total jumlah tersebut mengalami perubahan Domisili seperti kami, dan tidak mendapatkan informasi. Tentu saja mereka akan kehilangan hak BST nya” Ujarnya (Putra