Salah satu Oknum Polisi di Lamtim Diduga Memalsukan Surat Kuasa -->

Translate

RESOLUSITV

RESOLUSITV
AKURAT DAN TERPECAYA
RESOLUSITV

UNGKAP FAKTA

ENTRI YANG DI UNGGULKAN

Polri Sarang Mafia, AIPDA Aksan Bongkar Kebobrokan Institusinya

Jakarta - Resolusitv.com Dalam dua hari ini publik dikejutkan lagi dengan video viral yang berisi pernyataan seorang anggota Polri berpangka...

Salah satu Oknum Polisi di Lamtim Diduga Memalsukan Surat Kuasa

RESOLUSITV
Rabu, Februari 03, 2021


Resolusitv] Lampung - Lampung Timur, Joko Sunarto secara resmi melaporkan kasus pembebasan lahan milik nya Kepada Polres Lampung Timur,

Paska adanya pembebasan lahan guna penanaman pipa gas yang mengharus kan penggalian pekarangan milik warga menuai problemik,
Pasal nya pembebasan tanah tersebut terdapat kompensasi atau ganti rugi oleh perusahaan dalam hal ini PT.PGN yang di kelola oleh PT YIN,

Joko selaku pemilik tanah pekarangan tersebut saat itu sedang dalam proses negosisasi dengan PT YIN terkait harga kompensasi, namun belum mendapat kepastian atau deal harga, Tiba-tiba tidak ada angin tidak ada hujan pekarangan milik joko telah di gali dan di tanami pipa gas,

“saya heran mas, waktu itu saya masih negosiasi dengan PT YIN, belum ada kesepakatan,  kox tiba tiba tanah saya sudah di gali dan sudah di tanami pipa gas,” ucapnya

Karna hal tersebut joko mencari tahu apa penyebab nya, dan terbongkar sudah bawasan nya joko menerima sepucuk surat kuasa yang di atas nama kan Joni Salaban,

Joni Salaban sendiri telah di ketahui salah satu oknum anggota Polri yang masih aktif dan saat ini bertugas di Polsek Jabung, joko tidak terima karna dirinya tidak pernah dan tak merasa pernah membuat atau menandatangani surat kuasa itu,

“saya tidak terima pak, saya tidak pernah membuat ataupun menandatangani surat kuasa itu,” tegas Joko,

Dari kejadian tersebut joko secara resmi melaporkan ke POLRES Lampung Timur pada tanggal 22 januari 2021 dengan nomer laporan LP/B-48/1/2021/PLD LPG/RES LAMTIM
Hingga diterbitkan nya berita ini redaksi belum berhasil melakukan konfirmasi ke pihak terkait dan oknum yang bernama Joni Salaban guna memastikan kebenaran pengakuan Joko Sunarto yang merasa menjadi korban dalam Masalah ini. [Redaksi]


Redaktur/editor : Herwandi