Indra & Andi Memenuhi Panggilan Polres Lampura Sebagai Saksi -->

Translate

RESOLUSITV

RESOLUSITV
AKURAT DAN TERPECAYA
RESOLUSITV

UNGKAP FAKTA

ENTRI YANG DI UNGGULKAN

HUT TNI ke-77 Tahun 2022, Dandim 0405/Lahat Helat Reuni Pasukan CAKRA

Lahat|Resolusitv.com  Bertempat di TMC Benteng kecamatan Lahat Selatan, Kabupaten Lahat, Dandim 0405/Lahat Letkol Inf Toni Oky Priyono SIp m...

Indra & Andi Memenuhi Panggilan Polres Lampura Sebagai Saksi

RESOLUSITV
Selasa, Februari 16, 2021


Resolusitv] Lampung - Lampung Timur. Pimred FFI mewakili organisasi Profesi Jurnalis dengan resmi melaporkan account facebook Kiyai Agra ke unit Tipiter Lampung utara, terkait coment di grub Suara informasi yang di share Neo Demian Rafael link berita Resolusitv.com yang berjudul ” Warga Desa Teluk Talem Produksi Gula Merah Racikan tak Higenis dan tak Bergizi” yang dianggap menghina dan melecehkan profesi wartawan.


Laporan no Stpl/134/b-1/II/2021/Polda Lampung/SPKT RES LU tanggal 15 februari 2021 saat ini sudah ditindaklanjuti dengan pemanggilan Saksi M.Indra selaku pimred Resolusitv.com.dan Andiansyah dari Media Lampungnet.com Selasa (16/02/2021).M.Indra dan Andi  mengaku di dicecar puluhan pertanyaan terkait kronologis dan isi postingan tersebut mengingat Komentar nya yang membawa-bawa profesi Wartawan,dalam postingan tersebut 

“kiyai Agra” melontarkan kata- kata “wartawan gk ada otak,wartawan klas taik anjing kalau gk seneng datangi saja kantor sy ormas GML jalan lintas sumatra no 38 kab lampung utara kecamatan Abung Barat”

sementar Indra selaku saksi mengaku sudah bertemu dan melakukan Perdamaian dengan pihak terlapor namun secara pribadi, saya tidak bisa melarang Wartawan yang tersinggung dengan komentar Kiyai Agra untuk menempuh jalur hukum, dan tetap berkewajiban hadir dalam panggilan dari pihak kepolisian" kata Indra.

Mintaria Gunadi selaku pelapor saat dikonfirmasi sesaat setelah mendampingi Saksi di Mapolres Lampung Utara Selasa (16/02/2021) menyatakan bahwa saya dan semua rekan rekan jurnalis merasa sangat terhina dengan komentar yang sangat melukai perasaan seorang Wartawan,” untuk itu kami menempuh jalur hukum demi menjaga hal – hal yang tidak diinginkan, dan mudah-mudahan menjadi pelajaran bagi warga dan Netizen untuk bijak dalam berkomentar di media sosial hingga tidak menyinggung pihak lain" jelasnya [red]


Redaktur/editor : Herwandi