Proyek bidang Irigasi DPU dan Penataan Ruang lahat Diduga Sarat Dengan Indikasi KKN -->

Translate

RESOLUSITV

RESOLUSITV
AKURAT DAN TERPECAYA
RESOLUSITV

UNGKAP FAKTA

ENTRI YANG DI UNGGULKAN

Terkait Permasalahan HAM yang Dialami Rekannya, Ketua DPC PPWI Labuhanbatu Bilang Begini...

Resolusitv.com | Labuhanbatu Terkait adanya musibah pelanggaran HAM yang menimpa rekannya sendiri, yang tidak lain adalah Sekretarisnya di P...

Proyek bidang Irigasi DPU dan Penataan Ruang lahat Diduga Sarat Dengan Indikasi KKN

RESOLUSITV
Jumat, Januari 29, 2021


R
esolusitv] Sumatrs Selatan - Lahat. Pelaksanaan Proyek Dinas PU dan tata ruang Kabupaten Kahat  Proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi di desa Nantal kecamatan Lahat selatan diduga sarat dengan Indikasi KKN, yang dikerjakan tidak sesuai dengan RAB/Bestek yang sudah di tentukan


Masyarakat mendesak Proyek yang ada harus dilakukan pembokaran sebab ada beberapa item Pekerjaan yang telah dikurangurangi Volume Fisik nya.

Sumber Noval Irawan devisi Humas dan Investigasi DPD Jaringan Pendamping Kebijakan Wil. Lahat mengatakan kepada awak media ResolusiTv bahwa Pekerjaan Cor pada bagian Dinding Irigasi mengunakan material split hanya  sepanjang 50 meter  selain nya meunakan batu material Krokos kls c  yang seharus nya di kerjakan mengunakan material split  3/5.

Selanjut nya pada pekerjaan pemasangan disepanjang 320 meter,  selain dari pada itu untuk pada pekerjaan pasangan besi behel ukuran 10 ks ternya dilokasi proyek  behel dipasang bercampur ukuran 8 dan ukuran 10  dan Jarak kisi seharus nya 15 cm dikerjakan 30 cm" jelasnya.

Diketahui  sebagai pihak pelaksana dilokasi Contraktor CV. Pradana Wijaya telah menyelesaiian pekerjaan tersebut sampai FHO /finishing  dan telah diserah terimakan ke dinas PU dan penataan ruang pihak Bidang Irigasi

Nanun hingga saat ini lanjutnya belum ada Tim periksa untuk melakukan Croscek dilokasi
Wajarl saja bisa lolos dar pengawasan  (pengawas,  PPTK)  dari Dinas yang terkait" terangnya.

Sedangkan pihak CV Pradana Wijaya selaku kontraktor tidak mempunyai etikat untuk memberikan Klarifikasi penjelasan kenapa pekerjaan di laksanakan tidak mengacu pada Spek juklak Juknis awal. Sementara pihak kontraktor nya saat  dihubungi lewat perangkat Whatsap  menjawab berita itu tidak benar sudah ada klarifikasi dari tukang,

Sementara itu Mirza Azhari. ST  kepala Dinas PU dan Penataan ruang kab. Lahat dan diketahui selaku PPTK dilapangan adalah sdr,Eka... belum juga ada tanggapan dan belum ada jawaban sampai berita ini diturunkan. [putra]

Redaktur/Editor : Herwandi