Ancaman terhadap jurnalis akhirnya berakrir dengan damai secara kekeluargaan -->

Postingan Populer

Cari Blog Ini

Translate

RESOLUSITV

RESOLUSITV
AKURAT DAN TERPECAYA

ENTRI YANG DI UNGGULKAN

PPWI dan Lapas Salemba Jakarta Sepakat Tingkatkan Jalinan Kerjasama

Jakarta – Resolusitv.com Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) dan Lemba Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Salemba, Jakarta Pusat, sepakat ...

Ancaman terhadap jurnalis akhirnya berakrir dengan damai secara kekeluargaan

RESOLUSITV
Selasa, Januari 12, 2021


solusitv] Lampung - Tanggamus
. Dengan beredarnya pemberitaan pengancaman terhadap jurnalis beberapa hari lalu yang dampaknya membuat banyak rekan media yang angkat bicara, hal ini menimbulkan kecemasan pada sang pemilik cafe yang akhirnya mengajak damai melalu kekeluargaan.


Karena baru di ketahui setelah kejadian pengancaman  yang ternyata pemilik cafe  masih ada kaitan keluarga terhadap sekretaris DPC KWRI Tanggamus (Junaid,A.Md.kom)hal ini menjadi pertimbangan dari jurnalis terancam,sehingga menempuh jalur perdamaian yang di musyawarahkan di rumah makan "Anisah"di pekon Teba kota agung timur, Senin (11/01/21).


Dilla jurnalis terancam, mengatakan," saya hanya ingin beliau (pemilik kafe) beretika baik dan meminta maaf dengan cara membuat perjanjian Hitam di atas putih sebagai jaminan keselamatan saya, yang di tandatangani mengunakan materai dan berjanji tidak akan mengancam lagi yang di saksikan oleh beberapa saksi,"terang dilla.


"Di sini saya juga meminta jaminan terhadap organisasi KWRI seandainya di kemudian hari terjadi hal hal yang tidak di ingin kan sebagai saksi saksi atas kejadian ini."lanjut dilla.


"Ketua DPC KWRI Tanggamus Yusuf Aprizal menyetujuinya dan mengharap "dengan kejadian ini kedepannya agar lebih hati hati lagi untuk berbicara terhadap jurnalis apa lagi yang sifatnya pengancaman karna dampaknya yang akan tersinggung bukan hanya jurnalis yang terancam saja tapi semua jurnalis akan angkat bicara,"jelas Rijal.


Candra pun mengakui kesalahannya,dan beliau mengatakan pada saat itu dirinya terbawa emosi.


"Saya tidak akan mengulangi lagi, karena saat itu emosi saya tidak dapat terkendali,setelah membaca berita mengenai kafe,karna memang selama ini saya tidak pernah memiliki masalah terhadap siapa pun," Candra.


Sekretaris DPC  KWRI Junaidi menambahkan"semua ini pelajaran buat kita kedepannya agar masyarakat lebih berhati-hati  terhadap jurnalis karna kerja jurnalis itu di lindungi undang undang no 40 tahun 1999." tambah Junaidi. [Herwandi]


Redaktur/editor : Herwandi